Pada perdagangan Selasa (28/7/2009), rupiah ditutup kembali menguat ke 9.950 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.960 per dolar AS.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Darmin Nasution mengatakan, penguatan mata uang atas dolar AS tak hanya dialami oleh rupiah saja. Sejumlah mata uang regional juga tercatat menguat atas dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin menambahkan, penguatan rupiah sejauh ini belum dikeluhkan oleh para pengusaha, terutama kaum eksportir.
"Ya ini coba ingat-ingat sebelum pemilu.Β Artinya begini kita belum menerima keluhan dari dunia usaha," katanya usai pelantikan Dirjen Pajak, di kantor Menkeu, Selasa (28/7/2009).
Bernard Thien, President Director PT CIMB-GK Securities Indonesia dalam rekomendasi hariannya menjelaskan, aliran modal yang tetap kuat didukung oleh sentimen positif, meski sempat ternoda oleh ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada Jumat, 17 Juli lalu.
"Aliran modal asing masih tetap kuat, dan penilaian kami didukung oleh sentimen positif," jelas Bernard.
Pemerintah kembali menggelar lelang surat utang negara (SUN) pada hari ini. Dalam lelang kali ini, penawaran yang diserap mencapai Rp 3,936 triliun, sementara penawaran yang masuk mencapai 9,748 triliun.
Sementara dolar AS kembali mencatat pelemahan di pasar Asia di tengah hingar bingar pasar saham. Dolar AS melemah ke 95,11 yen, dibandingkan sebelumnya di 95,16 yen. Euro juga menguat atas dolar AS ke 1,4268 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4238 dolar.
(qom/lih)











































