Pada perdagangan Rabu (29/7/2009), rupiah dibuka menguat lagi ke 9.915 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.950 per dolar AS.
Rupiah kemarin menguat didorong oleh masuknya capital inflow ke pasar saham dan juga obligasi. Lelang surat utang negara oleh Depkeu kemarin cukup banyak peminatnya, namun hanya diserap Rp 3,936 triliun, dari penawaran yang masuk Rp 9,748 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebetulnya yang menguat itu bukan cuma rupiah tapi mata uang lain dikawasan jadi ya kita paralel saja dengan negara-negara lain," jelasnya.
Sementara dolar AS di pasar global mulai rebound, di tengah data kepercayaan konsumen yang menunjukkan penurunan.
Pada perdagangan di New York tadi malam, euro melemah ke 1,4167 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4238 dolar. Euro sempat mencapai titik tertingginya dalam 2 bulan di 1,43 dolar, sebelum akhirnya dolar AS bisa membalas dengan rebound. Dolar AS juga melemah atas yen ke posisi 94,60 yen, dari sebelumnya di 95,16 yen.
(qom/qom)











































