Pada pembukaan perdagangan sesi I, Rabu (29/7/2009), IHSG dibuka menurun tipis ke level 2.236 setelah sempat bergerak-gerak di teritori positif.
Namun seiring kenaikan harga saham-saham Bakrie 7, IHSG bergerak naik ke level 2.238 pada pukul 09.36 JATS. Hingga sekitar pukul 10.59 JATS, IHSG terus bergerak fluktuatif antara batas minus dengan positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melewati pukul 14.00 JATS, level penurunan IHSG pun mengecil seiring dengan penipisan koreksi saham-saham Bakrie 7. Alhasil, IHSG ditutup di level 2.225,812, turun tipis 11,293 poin (0,5%).
Saham-saham Bakrie 7 pun hampir semua terkoreksi. Saham BUMI ditutup di level Rp 2.200, turun Rp 50 (2,22%) dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,452 triliun. Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) ditutup di level Rp 340, turun Rp 10 (4,22%) dengan nilai transaksi sebesar Rp 183,117 miliar.
Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ditutup di level Rp 90, turun Rp 1 (1,09%) dengan nilai transaksi sebesar Rp 55,995 miliar. Saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) ditutup di level Rp 710, turun Rp 20 (2,73%) dengan nilai transaksi sebesar Rp 43,775 miliar.
Saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) ditutup di level Rp 128, turun Rp 3 (2,29%) dengan nilai transaksi sebesar Rp 26,198 miliar. Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) ditutup di level Rp 197, turun Rp 8 (3,9%) dengan nilai transaksi Rp 24,009 miliar.
Hanya saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) yang tidak mengalami perubahan harga dan ditutup di level Rp 315 dengan nilai transaksi Rp 60,418
miliar.
Total nilai transaksi saham-saham Bakrie 7 hari ini mencapai Rp 1,845 triliun atau sekitar 35,88% dari total nilai transaksi di BEI hari ini yang sebesar Rp 5,143 triliun. Penetrasi nilai transaksi Bakrie 7 meningkat 2% lebih dibanding perdagangan kemarin yang sebesar 33,56%.
(dro/qom)











































