Guru Says: "When stocks are attractive, you buy them. Sure, they can go lower. I've bought stocks at $12 that went to $2, but then they later went to $30. You just don't know when you can find the bottom."- Peter Lynch
Dow Jones: Saham US turun untuk hari kedua imbas dari jatuhnya saham China dan komoditas. Alcoa Inc. dan Exxon Mobil Corp. turun akibat harga tembaga yang turun sebesar 1.9% dan minyak mengalami penurunan terbesarnya dalam tiga bulan. Yahoo! Inc. turun 12% setelah kesepakatan untuk menggunakan teknologi pencarian Microsoft Corp. tidak termasuk dengan pembayaran yang telah dilakukan. Penurunan saham juga diakibatkan karena pemerintah membayar bunga pinjaman yang lebih tinggi untuk program penyelamatan ekonomi. Indeks S&P 500 -0.5% menjadi 975.15 dan Dow Jones -0.3% menjadi 9,070.72. Yield untuk 5-year notes naik 0.06% menjadi 2.66.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Harga minyak terus melemah setelah kemarin terjadi pelemahan terbesar yang terjadi sejak April menyusul laporan pemerintah mengenai keuntungan yang tak terduga dalam persediaan di AS. Harga minyak untuk pengiriman bulan September (-0.6%) menjadi $62.98/barel di NYMEX. Kemarin harga minyak (-5.8%) $63.35, penurunan terbesar dalam satu hari sejak 20 April. Crude oil (-0.5%) $63/barel, Gold (+0.24%) $929.4/oz, Nickel (-1.5%) $16.375/ton, Tin (-4.6%) $14.025/ton, CPO (-1.2%) 2.130 RMY.
Economic & Industrial news
Commodity: Stok Batu Bara Berlebih
Stok batu bara jauh di atas normal. Untuk itu PLN menjadwalkan ulang semua kontrak pengiriman batu bara untuk PLTU Suralaya. Saat ini stok batu bara di PLTU Suralaya untuk 46 hari, sementara normalnya stok maksimal untuk 30 hari. PLN pusat telah memerintahkan agar pengiriman batu bara dikurangi bahkan ditunda hingga tahun depan.
Banking: BMRI, BBCA, dan BBRI Serentak Turunkan Bunga
Bank-bank papan atas akan serentak menurunkan suku bunga kredit secara serentak pada awal Agustus 2009. Penurunan serentak dilakuka pertama kalinya sejak BI rate menyentuh level 6,75%. BMRI dan BBRI akan menurunkan suku bunga kredit sekitar 0,25-0,50%. BBCA akan menurunkan bunga kredit menjelang awal Agustus.
Corporate news
BUMI: Akan Terbitkan Obligasi Tukar US$ 200 Jt
BUMI melalui perusahaan khusus (Special Purpose Vehicle/SPV) yakni Enercoal Resources Pte. Ltd akan menerbitkan obligasi konversi senilai US$ 200 juta atau Rp 2 triliun serta berjangka waktu lima tahun dengan bunga 9% - 9,5% per tahun. Saat ini, Enercoal tengah melakukan proses penawaran obligasi yang bisa ditukar dengan saham BUMI tersebut. Sementara itu, perseroan akan memberikan penjelasan terkait berita tersebut hari ini.
PJAA: Jajaki Rights Issue Rp400 M
PJAA jajaki rights issue sebesar Rp400 miliar serta emisi obligasi pada akhir 2010 atau awal 2011. Perolehan dana untuk membangun Dufan Sea dan infrastuktur. Selain itu, perseroan berencana membangun wahana hiburan di Palangkaraya, Kalteng dan ditargetkan dibangun mulai bulan depan serta beroperasi awal 2010.
UNTR: Operasikan Usaha Angkutan Batubara
UNTR melalui anak usahanya PT United Tractors Pandu Engineering mulai mengoperasikan PT Patria Maritime Lines, perusahaan pengangkutan batu bara melalui perairan atau coal barging. Patria mengoperasikan 8 pasang tugboat dan barge masing-masing berkapasitas 8.000 ton batubara dengan prediksi tahun ini mencapai 4000.000 ton. 2010, Patria berencana menambah armada jadi 16 set kapal tug dan barge berkapasitas 7 juta ton.
ANTM: Pendapatan 1H09 Diprediksi Turun
ANTMmprediksi pendapatan 1H09 akan turun dibandingkan Y/Y karena anjloknya harga nikel. Selanjutnya, penjualan emas pada 1H09 sebesar 7 juta ton atau mencapai lebih dari 50% target FY09 9 juta ton. Rata-rata harga penjualan feronikel 1H09 sebesar U$5,5 per pon dan emas U$900 per troy ounce.
SMGR: Agustus, Cairkan Utang Rp 3,5 Triliun
Agustus mendatang, SMGR akan menarik Rp 3,5 triliun dari total pinjaman sindikasi sebesar Rp 6 triliun. Sindikasi kreditur SMGR berasal dari perbankan lokal yang dipimpin oleh Bank Mandiri. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha selam lima tahun ke depan. Utang tersebut bertenor 10 tahun dan SMGR harus membayarkan bunga 2% di atas suku bunga antarbank di London (London Interbank Offered Rate/LABOR).
Banking: BBCA dan BMRI Catat Kenaikan Laba Bersih di 2Q09
BMRI mencatat kenaikan laba bersih di 2Q09 +24,4% yoy jadi Rp1,518 triliun karena naiknya pendapatan bunga bersih +17,9% yoy jadi Rp4,266 triliun. Selanjutnya, outstanding loan tumbuh 21,4%. BBCA mencatat kenaikan di 2Q09 +31% jadi 1,671 trilliun rupiah, sedangkan pendapatan bunga bersih +35% jadi 3,751 triliun. Pertumbuhan pinjaman 1H09 sebesar 12,3%. Naiknya laba bersih dikedua bank tersebut dipicu oleh rendahnya suku bunga pinjaman seiring turunnya BI rate yang menyurung peningkatan pinjaman konsumen serta pulihnya pertumbuhan ekonomi.
Earnings Watch
UNVR: Laba Bersih 1H09 Naik 9,5% yoy
UNVR mencatat laba bersih 1H09 naik 9,6% yoy dari Rp1,37 triliun jadi Rp1,5 triliun. Selanjutnya penjualan +18% yoy dari Rp7,62 triliun jadi Rp8,96 triliun dan EBIT +8% yoy dari Rp1,92 triliun jadi Rp2,07 triliun. Sedangkan harga pokok penjualan naik jadi Rp4,65 triliun dari Rp3,77 triliun.
GGRM: Laba Bersih 1H09 Naik 61% yoy, Pendapatan Hampir Flat
GGRM mencatat laba bersih 1H09 naik 60% yoy dari Rp891,36 miliar jadi Rp1,43 triliun, dipicu adanya efisiensi biaya. Namun, pendapatnnya hampir flat jadi Rp15,07 triliun vs 1H08 Rp15,06 triliun.
WIKA: Laba Bersih 1H09 +51% yoy, Raih Proyek Rp1,03 T
Laba bersih WIKA 1H09 naik 51% yoy dari Rp62 miliar jadi Rp93 miliar, sedangkan pendapatannya +9% yoy dari Rp2,7 triliun jadi Rp2,9 triliun. Selanjutnya, perolehan kontrak baru mencapai Rp5,59 triliun atau 60% dari target FY09. Sementara , di 2H09 perseroan optimis bisa memperoleh 15%-20% kontrak dari sejumlah proyek konstruksi yang tengah diikutisenilai Rp21,8 triliun . Selanjutnya, perseroan meraih kontrak penyediaan fasilitas depo pengisian bahan bakar pesawat udara dari Pertamina senilai U$103 juta atau Rp1,03 trilin.
MIRA: 1H09, Catat Rugi Rp116 M, Pendapatan Meroket
1H09, MIRA mencatat kerugian bersih Rp116 miliar vs 1H08 +Rp9 miliar, karena melonjaknya jumlah kewajiban perseroan dari Rp607,06 miliar jadi Rp12,08 triliun seiring naiknya aset perseroan melalui akuisisi APEX. Namun, pendapatannya meroket 1233% yoy dari Rp66 miliar jadi Rp874 miliar.
INTP: Laba Bersh 1H09 Naik 52% yoy
JSMR: Pendapatan 1H09 +5%, Laba Bersih +9% yoy
ELSA: Laba Bersih 1H09 Meroket 445% yoy
BUDI: Pendapatan 1H09 -1%, Laba Bersih +37% yoy
TOTL: Pendapatan 1H09 -13% yoy, Laba Bersih +11% yoy
HMSP: Laba Bersih 1H09 Naik 28% yoy
ADMF: Laba Bersih 1H09 Naik 39% yoy
LPCK: Laba Bersih 1H09 +60%, Pendapatan +7% yoy
BMTR: Laba Bersih 1H09 Naik 14% yoy
Market Flash
Good Banking Result means Good Economi for Indonesia, Crude Oil -5%
News Highlight
Economic & Industrial News
Commodity: Stok Batu Bara Berlebih
Banking: BMRI, BBCA, dan BBRI Serentak Turunkan Bunga
Corporate News
BUMI: Akan Terbitkan Obligasi Tukar US$ 200 Jt
PJAA: Jajaki Rights Issue Rp400 M
UNTR: Operasikan Usaha Angkutan Batubara
ANTM: Pendapatan 1H09 Diprediksi Turun
SMGR: Agustus, Cairkan Utang Rp 3,5 Triliun
Banking: BBCA dan BMRI Catat Kenaikan Laba Bersih di 2Q09
Earnings Watch
UNVR: Laba Bersih 1H09 Naik 9% yoy
GGRM: Laba Bersih 1H09 Naik 61% yoy, Pendapatan Hampir Flat
WIKA: Laba Bersih 1H09 +51% yoy, Raih Proyek Rp1,03 T
MIRA: 1H09, Catat Rugi Rp116 M, Pendapatan Meroket
INTP: Laba Bersh 1H09 Naik 52% yoy
JSMR: Pendapatan 1H09 +5%, Laba Bersih +9% yoy
ELSA: Laba Bersih 1H09 Meroket 445% yoy
BUDI: Pendapatan 1H09 -1%, Laba Bersih +37% yoy
TOTL: Pendapatan 1H09 -13% yoy, Laba Bersih +11% yoy
HMSP: Laba Bersih 1H09 Naik 28% yoy
ADMF: Laba Bersih 1H09 Naik 39% yoy
LPCK: Laba Bersih 1H09 +60%, Pendapatan +7% yoy
BMTR: Laba Bersih 1H09 Naik 14% yoy
Rumours
Harga saham INAF berpotensi ke Rp150/saham. Kabarnya, investor dari Tiongkok mengincar saham perseroan guna mengamnkan pasokan obat generik flu babi. Serta dipercepatnya rencana merger dengan KAEF.
FPNI dikabarkan bakal diangkat ke Rp300-350 dalan jangka pendek. Laba bersih 1H09 melonjak hingga 165% dipicu kenaikan penualan dan laba kurs. Selain itu, rencana mengakuisisi perusahaan kimia domestik dan membangun pabrik baru petrokimia di Indonesia.
Corporate Action
Cum dividen Panorama Transportasi Tbk. WEHA sebesar Rp2,19/saham Ex dividen (31/7)
Technical Picks
TLKM (Rp 8850) β SELL
UNVR (Rp 11.800) β SELL
CTRS (Rp 630) β Sell on strength
CTRA (Rp 820) β SELL
(etr/lih)











































