IHSG Masih Kuat Menanjak

IHSG Masih Kuat Menanjak

- detikFinance
Jumat, 31 Jul 2009 07:30 WIB
IHSG Masih Kuat Menanjak
Jakarta - Dorongan sentimen positif masih akan kuat untuk mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meskipun posisi IHSG yang sudah sangat tinggi saat ini sangat rentan untuk digoyang profit taking.

IHSG pada perdagangan Jumat (31/7/2009) ini diprediksi masih mampu bergerak menguat meski sudah terbatas. Lonjakan IHSG pada perdagangan kemarin membuat saham-saham, terutama unggulan sudah pada posisi jenuh beli.

Kemarin IHSG mencatat kenaikan paling spektakuler di regional, setelah mencatat kenaikan hingga 2,323 poin (3,25%) ke level 2.298,135. Saham-saham grup Bakrie, terutama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi penyumbang terbesar transaksi pada Kamis kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lonjakan IHSG juga didorong oleh perburuan saham-saham perbankan yang sebelumnya mengumumkan laba mengesankan di tengah krisis global.

Dan di penghujung Juli 2009 ini, IHSG masih dinaungi sentimen positif dari kenaikan bursa-bursa regional. Bursa-bursa utama dunia kini sedang berada dalam euforia membaiknya perekonomian yang tercermin dari solidnya laba-laba perusahaan.

Pada perdagangan Kamis (30/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 83,74 poin (0,92%) ke level 9.154,46. Bursa Tokyo juga membuka perdagangan Jumat akhir pekan ini dengan kenaikan cukup besar. Indeks Nikkei-225 dibuka naik hingga 127,37 poin (1,25%) ke level 10.292,58.

Membaiknya harga-harga komoditas juga diharapkan mampu menopang saham-saham komoditas. Harga minyak mentah dunia kemarin tercatat melonjak lagi setelah anjlok tajam pada perdagangan sebelumnya.

Kontrak utama minyak light pengiriman September naik 3,57 dolar menjadi US$ 66,92 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman September juga melonjak 3,58 dolar menjadi US$ 70,11 per barel.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin melesat +3,25% ditutup pada 2.298,135 didorong oleh naiknya bursa regional dan euforia dari laporan kinerja S1-09. Penguatan indeks regional Asia dimotori oleh naiknya indeks Nikkei menyusul hasil kinerja perusahaan otomotif Jepang serta data produksi industri.

Hari ini kami perkirakan ruang untuk naik bagi indeks relatif terbatas. Meski demikian investor dapat memanfaatkan momentum dari kemungkinan reboundnya harga komoditas global, serta antisipasi beli terhadap saham sensitif suku bunga terkait dengan inflasi dan BI Rate pekan depan. Kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.268-2.312.

Optima Sekuritas:


Aliran dana asing makin deras masuk ke bursa mencapai Rp 1,1 triliun sehingga nilai transaksi melonjak menjadi Rp 6,6 triliun. Kenaikan IHSG sebesar 72 poin ke posisi 2.298 cukup sehat karena di topang oleh empat sektor yang menguat diatas 3% yakni pertambangan, infrastruktur, keuangan dan perdagangan. Selanjutnya IHSG bakal bergerak di level 2.245-2.350.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads