Pada pembukaan perdagangan pukul 09.30 JATS hari ini, IHSG dibuka menguat tipis ke level 2.298,649. Secara berangsur-angsur, IHSG mengalami tren penguatan hingga mencapai level tertinggi 2.332.
Penguatan didorong oleh kenaikan tajam harga saham-saham Bakrie 7 dengan nilai transaksi mencengangkan. Penopang utamanya adalah kenaikan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang sempat menembus Rp 2.875 atau naik Rp 450 (18,55%) dari penutupan kemarin di level Rp 2.425.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kemudian secara perlahan harga BUMI turun dan bergerak di teritori Rp 2.675 hingga Rp 2.725 hingga penutupan sesi I. Penurunan ini diikuti oleh harga saham-saham Bakrie 7 lainnya yang kemudian mengikis level kenaikan IHSG. IHSG ditutup di level 2.318,539, naik 20,404 (0,88%) pada penutupan sesi I.
Transaksi BUMI sesi I hari ini mencapai Rp 2,763 triliun. Harga saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ditutup di level Rp 99, naik Rp 4 (4,21%) dengan nilai transaksi Rp 192,235 miliar. Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) ditutup di level Rp 360, tidak berubah dengan nilai transaksi Rp 176,715 miliar.
Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) ditutup turun Rp 10 (2,77%) ke level Rp 350 dengan nilai transaksi Rp 145,216 miliar. Saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) ditutup di level Rp 800, naik Rp 30 (3,89%) dengan nilai transaksi Rp 142,387 miliar.
Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) ditutup di level Rp 210, tidak berubah dengan nilai transaksi Rp 64,441 miliar. Saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) ditutup di level rp 136, juga tidak berubah dengan nilai transaksi sebesar Rp 52,782 miliar.
Total nilai transaksi saham-saham Bakrie 7 pada sesi I hari ini mencapai Rp 3,536 triliun atau menguasai 60,40% dari total nilai transaksi BEI sesi I ini sebesar Rp 5,855 triliun.
Pembelian masif saham BUMI dilakukan oleh broker PT CLSA Indonesia (KZ) dan PT Credis Suisse Securities Indonesia (CS). Kabarnya, pembelian masif CS terhadap saham BUMI terkait penunjukan Credit Suisse (Singapore) sebagai agen penjual obligasi konversi US$ 375 juta Enercoal Resources Pte, Ltd, anak usaha BUMI dengan kepemilikan 100% saham.
(dro/qom)











































