Bakrie 7 Masuk LQ45, 8 Saham Terdepak

Bakrie 7 Masuk LQ45, 8 Saham Terdepak

- detikFinance
Senin, 03 Agu 2009 07:38 WIB
 Bakrie 7 Masuk LQ45, 8 Saham Terdepak
Jakarta - Seluruh saham-saham Bakrie 7 kembali masuk dalam daftar 45 saham terlikuid versi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikenal dengan istilah LQ45. Bakrie 7 kini dapat diperdagangkan pada sesi pra pembukaan (pre-opening) pukul 09.25 JATS selama 1 menit.

BEI telah mengumumkan daftar saham-saham teranyar yang masuk dalam kategori LQ45 untuk periode 3 Agustus 2009 hingga 29 Januari 2010. Saham-saham ini efektif boleh diperdagangkan pada 3 Agustus 2009.

Semula, dari seluruh saham-saham Bakrie 7, hanya saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) yang masuk dalam daftar LQ45 periode Februari-Juli 2009. Enam saham Bakrie 7 sisanya dikeluarkan dari LQ 45 lantaran ada beberapa alasan teknis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sesuai pengumuman BEI, mulaiΒ  Senin (3/8/2009), seluruh saham-saham Bakrie 7 kembali masuk dalam daftar LQ45 dan bisa diperdagangkan pada pra pembukaan 09.25 JATS hingga 09.26 JATS. Sebagai catatan, pergerakan yang terjadi pada 1 menit perdagangan pra pembukaan itu biasanya membentuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I dan sesi II hari yang sama.

Keputusan BEI mendepak hampir seluruh saham-saham Bakrie 7 dari LQ45 periode Februari-Juli 2009, terutama disebabkan ambruknya saham-saham Bakrie 7 akhir tahun lalu karena masalah gadai saham raksasa ala PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang mendorong kejatuhan level IHSG secara tajam.Wajar saja, dengan penguasaan nilai transaksi yang besar, kejatuhan harga saham Bakrie 7 membuat IHSG terpukul tanpa henti.

Namun seiring perbaikan pergerakan saham-saham Bakrie 7 di pasar sekunder beberapa bulan terakhir, BEI kembali memasukkan seluruh saham-saham Bakrie 7 ke dalam daftar saham terlikuid versi BEI alias LQ45. Selama sepekan kemarin, seluruh harga saham Bakrie 7 naik tajam diiringi kenaikan drastis nilai transaksi serta volume saham Bakrie 7 yang diperdagangkan di BEI.

Puncaknya, pada Jumat (31/7/2009), Bakrie 7 sukses membawa IHSG menembus level 2.300 dengan nilai transaksi mencapai 56,26% dan volume transaksi mencapai 72,27% dari perdagangan di BEI.

Enam saham Bakrie 7 yang baru saja masuk dalam daftar LQ45 adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Selain Bakrie 7, dua saham juga tercatat sebagai pendatang baru dalam daftar saham LQ 45, yakni saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan saham PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB).

Masuknya 8 saham baru dalam daftar LQ45 periode Agustus 2009 hingga Januari 2010, otomatis mendepak 8 saham yang sebelumnya tercatat dalam daftar LQ45 periode Februari-Juli 2009. Delapan saham yang tersingkir adalah saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bank International Indonesia Tbk (BNII), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Berikut daftar saham LQ 45 periode 3 Agustus 2009 hingga 29 Januari 2010:

1. (AALI) PT Astra Agro Lestari Tbk.
2. (ADRO) PT Adaro Energy Tbk.
3. (ANTM) PT Aneka Tambang Tbk.
4. (ASII) PT Astra International Tbk.
5. (BBCA) PT Bank Central Asia Tbk.
6. (BBNI) PT Bank Nasional Indonesia Tbk.
7. (BBRI) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
8. (BDMN) PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
9. (BISI) PT BISI International Tbk.
10. (BLTA) PT Berlian Laju Tanker Tbk.
11. (BMRI) PT Bank Mandiri Tbk.
12. (BNBR) PT Bakrie & Brothers Tbk.
13. (BRPT) PT Barito Pacific Tbk.
14. (BTEL) PT Bakrie Telecom Tbk.
15. (BUMI) PT Bumi Resources Tbk.
16. (DEWA) PT Darma Henwa Tbk.
17. (ELSA) PT Elnusa Tbk.
18. (ELTY) PT Bakrieland Development Tbk.
19. (ENRG) PT Energi Mega Persada Tbk.
20. (GGRM) PT Gudang Garam Tbk.
21. (INCO) PT International Nickel Tbk.
22. (INDF) PT Indofood Tbk.
23. (INDY) PT Indika Energy Tbk.
24. (INKP) PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
25. (INTP) PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk.
26. (ISAT) PT Indosat Tbk.
27. (ITMG) PT Indo Tambangeraya Megah Tbk.
28. (JSMR) PT Jasa Marga Tbk.
29. (KLBF) PT Kalbe Farma Tbk.
30. (LPKR) PT Lippo Karawaci Tbk.
31. (LSIP) PT London Sumatera Tbk.
32. (MEDC) PT Medco Energi International Tbk.
33. (MIRA) PT Mitra Rajasa Tbk.
34. (PGAS) PT Perusahaan Gas Negara Tbk.
35. (PNBN) PT Bank Pan Indonesia Tbk.
36. (PTBA) PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.
37. (SGRO) PT Sampoerna Agro Tbk.
38. (SMCB) PT Holcim Indonesia Tbk.
39. (SMGR) PT Semen Gresik Tbk.
40. (TINS) PT Timah Tbk.
41. (TLKM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
42. (TRUB) PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk.
43. (UNSP) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.
44. (UNTR) PT United Tractors Tbk.
45. (UNVR) PT Unilever Indonesia Tbk.




(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads