IHSG Mulai Diramaikan Koreksi

IHSG Mulai Diramaikan Koreksi

- detikFinance
Senin, 03 Agu 2009 07:48 WIB
IHSG Mulai Diramaikan Koreksi
Jakarta - Euforia melambai-lambai di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang perdagangan pekan lalu. IHSG menguat signifikan hingga 6,29% atau dari pembukaan 2.185,65 di awal pekan menjadi 2.323,24 pada penutupan akhir pekan.

"Euforia dari laporan keuangan S1-09 mendorong aksi beli oleh para investor. Selain itu meski sempat tertekan ke level $63/barel, harga minyak mentah rebound besar +5,67% pada perdagangan hari Kamis sehingga menambah daya beli investor pada saham berbasis komoditas," demikian analisis dari Panin Sekuritas.

Selain itu, kinerja IHSG juga tidak terlepas dari membaiknya berbagai indikator makroekonomi di luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Faktor lain yang menjadi katalis penggerak indeks adalah pergerakan saham grup Bakrie yang dalam 2 hari terakhir perdagangan tampak mendominasi transaksi di bursa. Saham BUMI menjadi motor penggerak menyusul rencana penerbitan convertible bond senilai $375juta oleh anak usaha mereka Enercoal," ujar Panin Sekuritas.

Bagaimana dengan pekan ini?

IHSG diprediksi mulai bergerak flat setelah lonjakan tajam pekan lalu. Koreksi akan membayangi pergerakan IHSG, meski potensi penguatan masih ada.

Investor akan menantikan pidato nota keuangan dan RAPBN 2010 serta data inflasi yang akan dirilis pada Senin (3/8/2009) ini. Data inflasi itu akan dijadikan petunjuk untuk penentuan arah BI Rate.

Pergerakan bursa regional yang juga mulai flat membuat investor memilih untuk rehat sejenak. Bursa Wall Street pada akhir pekan lalu juga ditutup cukup variatif.

Pada perdagangan Jumat (31/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 17,15 poin (0,19%) ke level 9.171,61. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 0,73% (0,07%) ke level 987,48 dan Nasdaq melemah 5,80 poin (0,29%) ke level 1.978,50.

Sementara Bursa Tokyo mengawali perdagangan awal pekan ini dengan santai. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 5,31 poin (0,05%) ke level 10.351,52. Koreksi diprediksi juga akan mewarnai perdagangan saham di berbagai bursa regional lainnya.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Kami perkirakan pada awal pekan indeks akan dibayangi oleh aksi ambil untung, meski demikian pengumuman angka inflasi oleh BPS diharapkan akan mampu menjadi sentimen positif bagi saham sensitif suku bunga. Investor kami rekomendasikan untuk lebih melakukan selective buying terhadap saham-saham yang relatif masih tertinggal (lagging) dibandingkan dengan performance indeks. Pekan ini kami perkirakan indeks akan bergerak dalam kisaran 2.254-2.401.

Optima Sekuritas:

Nilai  transaksi di bursa mencetok rekor hampir mencapai Rp 10 triliun di dominasi oleh saham Bumi sehingga indeks naik 1% ke level 2.323. Kenaikan tersebut di dorong membanjirnya dana asing ke bursa yang tercatat net buy hingga Rp 1,2 triliun. Aliran dana asing tersebut perlu diwaspadai apakah makin menguat momentumnya atau sudah mencapai puncaknya sehingga akan membawa IHSG terkoreksi. Rilis data inflasi bulan Juli bakal menjadi katalis lain bagi pergerakan bursa selain laporan keuangan emiten. Selanjutnya indeks akan bergerak di level 2.300-2.360.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads