"Target kami pendapatan dari ruas Kanci-Pejagan sebesar Rp 50 miliar selama triwulan IV-2009," ujar Corporate Secretary ELTY, Nuzirman Nurdin saat dihubungi detikFinance, Minggu (2/8/2009).
Ruas tol Kanci-Pejagan dimiliki oleh ELTY melalui anak usahanya PT Bakrie Toll Road. Nilai investasi proyek ini ditaksir mencapai Rp 2,1 triliun (termasuk pembebasan lahan). Untuk pengerjaan konstruksinya, ELTY menunjuk PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nurdin, semula perseroan menargetkan ruas ini beroperasi pada November 2009. Namun, mengingat ramainya arus mudik lebaran September 2009, perseroan memutuskan mempercepat jadwal operasi dari November menjadi sekitar awal September 2009.
"Dan seperti ruas tol pada umumnya, sebelum diresmikan nanti, kami akan membuka ruas tol Kanci-Pejagan tanpa pungutan biaya," ujarnya.
Selain proyek Kanci-Pejagan, tahun ini ELTY melakukan serah terima berbagai proyek properti seperti Bakrie Tower dan Menara Lifestyle, Hotel Aston di Bogor Nirwana Besidence dan Bali Pullman. Melalui berbagai proyek tersebut, perseroan optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh baik.
Saham ELTY juga baru saja ditetapkan masuk dalam daftar 45 saham terlikuid versi Bursa Efek Indonesia (BEI) atau yang lebih dikenal dengan istilah LQ45.
Pada akhir tahun 2008, saham ELTY sempat jatuh ke kisaran Rp 60 per saham. Kini saham ELTY telah bertengger di kisaran Rp 300-350 per saham.
(dro/qom)











































