Data inflasi yang membaik diharapkan bisa membawa imbas pada penurunan BI Rate kembali. BI secara perlahan memang telah menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin hingga berada di level 6,75%.
Pada perdagangan Senin (3/8/2009), rupiah dibuka melemah tipis di level 9.955 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.935 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupiah pun tak luput dari sentimen positif tersebut, sehingga rupiah pun bisa menembus lagi level 9.900-an per dolar AS.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan, penguatan rupiah akhir-akhir ini masih dalam batas-batas yang wajar akibat minat investor yang besar terhadap surat berharga dalam negeri khususnya di pasar saham.
"Hal ini ditunjang dengan laporan keuangan emiten yang lebih baik dari yang diperkirakan. Sentimen positif ini juga dipengaruhi oleh analisa pasar yang bullish terhadap prospek ekonomi Indonesia yang baik," jelas Hartadi kepada detikFinance akhir pekan lalu.
(qom/qom)











































