Saham PT Astra International Tbk (ASII) menjadi penopang utama kenaikan IHSG. Saham ASII melonjak dan menembus Rp 30.400. Selain itu, saham-saham komoditas masih melaju, sementara grup Bakrie akhirnya mengalami koreksi.
Pada perdagangan Senin (3/8/2009), IHSG ditutup menguat 15,561 poin (0,67%) ke level 2.338,797, indeks LQ 45 juga naik 4,219 poin (0,93%) ke level 458,634.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Hang Seng ditutup naik 233,93 poin (1,14%) ke level 20.807,26. Indeks KOSPI naik tipis 7,69 poin (0,49%) ke level 1.564,98.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi 134.413 kali pada volume 10.570 juta lembar saham senilai Rp 7,303 triliun. Sebanyak 106 saham naik, 104 saham turun dan 68 saham stagnan.
Saham BUMI masih menjadi saham paling atraktif dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,6 triliun atau sekitar 35% dari nilai perdagangan di seluruh pasar. Namun saham BUMI akhirnya mengalami koreksi Rp 150 menjadi Rp 2.650.
Saham-saham lain yang mencetak penurunan harga antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 8.900, Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 15 menjadi Rp 365, United Tractor (UNTR) turun Rp 350 menjadi Rp 12/600, Unilever (UNVR) turun Rp 200 menjadi Rp 11.400, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 menjadi Rp 19.150.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indosat (ISAT) naik Rp 250 menjadi Rp 5.700, Timah (TINS) naik Rp 100 menjadi Rp 2.200, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 2.300, International Nickel (INCO) naik Rp 350 menjadi Rp 4.650, Astra International (ASII) naik Rp 1.100 menjadi Rp 30.400, Indofood (INDF) naik Rp 100 menjadi Rp 2.375.
(qom/qom)











































