Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara ketika ditemui di sela acara APEGEC di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (4/8/2009).
"Obligasi global telah diterbitkan US$ 750 juta dengan kupon 8%, orderbooked sampai US$ 8,6 miliar dengan price 99,155%," paparnya.
Rudiantara mengatakan perseroan menetapkan yield (imbal hasil) obligasi tersebut ditetapkan sebesar 8,125% dengan tenor 10 tahun, bertindak selaku underwritter atau penjamin emisi dalam penerbitan obligasi ini adalah UBS AG dan Barclays Capital.
Distribusi investor obligasi ini dikatakan Rudiantara adalah dari Asia sebanyak 44%, Eropa 28%, dan AS 28%. "Jadi transaksinya sudah di closed. Obligasi ini untuk keperluan capex dan general purpose ," katanya.
Selain itu, Rudiantara mengatakan PLN juga berencana untuk menerbitkan obligasi rupiah pada kuartal IV-2009 senilai kurang lebih Rp 1,5 triliun untuk keperluan capex perseroan.
(dnl/lih)











































