Bank Indonesia (BI) mencatat selama Juli 2009 nilai tukar rupiah secara rata-rata terapresiasi sebesar 0,82% menjadi Rp 10,098/US$, dan pada akhir periode ditutup pada level Rp 9.925/US$ atau menguat 2,85% dari akhir bulan Juni 2009.
"Bank Indonesia memandang bahwa apresiasi rupiah tersebut masih mendukung daya saing produk ekspor Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara Asia lainnya," ujar Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dyah N.K. Makhijani dalam siaran pers, Rabu (5/8/2009).
Sentimen positif di pasar keuangan global telah mendorong apresiasi nilai tukar. Penguatan nilai tukar ditopang oleh meningkatnya pasokan valas sejalan dengan aliran masuk modal asing.
Dyah menjelaskan, optimisme akan pemulihan ekonomi global, yang disertai dengan terjaganya kondisi fundamental domestik sebagaimana tercermin pada transaksi berjalan yang surplus, cadangan devisa yang memadai, imbal hasil rupiah yang tetap menarik, persepsi risiko yang membaik, serta kondisi sosial politik pasca Pilpres yang terkendali, telah menumbuhkan minat investasi terhadap aset di pasar keuangan emerging markets termasuk Indonesia.
Sementara itu di sektor keuangan, kondisi sektor keuangan domestik menunjukkan perkembangan yang baik. Di pasar saham, tingginya minat investasi penanam modal domestik telah mendorong kenaikan harga saham.
"Dampak negatif aksi teror bom di Jakarta hanya temporer, sebelum pasar saham kemudian melanjutkan penguatannya sejalan dengan optimisme di pasar keuangan global. Selama bulan Juli 2009 indeks harga saham gabungan mencatat kenaikan sebesar 14,6%," kata Dyah.
Di pasar obligasi, membaiknya persepsi risiko terhadap perekonomian domestik telah mendorong meningkatnya pembelian obligasi negara. Yield SUN mencatat penurunan seiring dengan menurunnya suku bunga kebijakan moneter dan meningkatkan minat investasi asing. Kendati demikian, untuk tenor jangka menengah-panjang, yield SUN masih cukup tinggi terkait dengan masih tingginya persepsi risiko.
(dnl/qom)











































