Lippo Karawaci Cetak Pendapatan Rp 1,4 Triliun

Lippo Karawaci Cetak Pendapatan Rp 1,4 Triliun

- detikFinance
Senin, 10 Agu 2009 15:10 WIB
Lippo Karawaci Cetak Pendapatan Rp 1,4 Triliun
Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LK) mencetak pendapatan Rp 1,4 triliun selama semester I-2009. Anakg itu berarti naik 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 1,2 triliun.

Dari pendapatan tersebut, LK membukukan laba bersih Rp 209 miliar atau meningkat 2,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 204 miliar.

Menurut Eddy Handoko, Presiden Direktur LK, kenaikan pendapatan itu terutama dipicu oleh peningkatan divisi Healthcare dan Large Scale Integrated Development.Β  Divisi Healthcare memberikan kontribusi sebesar Rp 440 miliar atau bertumbuh 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 356 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, divisi Large Scale Integrated Development menghasilkan kontribusi sebesar Rp 244 miliar atau bertumbuh 48% dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 165 miliar.

"Pendapatan pada dua divisi inilah yang memberikan fondasi yang kuat bagi pendapatan Perseroan pada saat krisis seperti ini, khususnya divisi Healthcare karena memiliki pendapatan yang berkesinambungan (recurring revenue)," ungkap Eddy Handoko dalam siaran persnya, Senin (10/8/2009).

Dari total pendapatan sebesar Rp 1,4 triliun, 49% merupakan kontribusi dari development revenue dan 51% sisanya merupakan andil recurring revenue.

LK saat ini mempunyai 6 divisi, yaitu Urban Development, Large Scale Integrated Development, Retail Malls, Healthcare, Hotels & Hospitality dan Property & Portfolio Management.

Rencana ke Depan

Kedepannya, LK akan menyelesaikan pembangunan 2 mega proyek yaitu Kemang Village seluas 15 ha dan The St. Moritz Penthouses & Residences seluas 11 ha. Khusus untuk Kemang Village, progres pembangunan telah mencapai 47,5% hingga akhir Juni 2009.

Perseroan juga akan terus memperkuat posisinya sebagai pengelola mal terbesar di Indonesia, dimana saat ini Perseroan telah menjadi pengelola 24 mal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Guna meningkatkan kompetensi dari Centre of Excellence yang ada di Siloam Hospitals Group (divisi Healthcare), Perseroan juga telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Sing-Health, lembaga terkemuka dan terbesar di Singapura yang bergerak di bidang layanan kesehatan, pada 13 Juni 2009.

(qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads