Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 11 Agu 2009 09:46 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - IHSG rally setelah pengumuman GDP indonesia kuartal kedua 4,2% YoY diatas perkiraan ekonomis 3,8% YoY. Penurunan export ter-offset peningkatan dari belanja pemerintah dan konsumsi domestik yang stabil.

Untuk kedepan kita memperkirakan pertumbuhan akan kembali pulih setelah negara tetangga kembali melakukan import untuk melayani pemulihan permintaan di negara mereka. Singapore GDP tumbuh 20% QoQ menunjukan recovery dari manufacturing yang bisa menguntungkan komoditas supplier seperti indonesia.Β 

What i see in the market today is re-rating process. Saya melihat saat iniΒ  harga saham semakin terlihat tidak murah, valuasi di perkirakan akan re-rating (Premiun valuasi) di tengah trend twilight (Saham Naik laba turun).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini IHSG di transaksikan pada PER 15x F2010 dan EPS growth 13% F2010 yang di mana masih masuk akal dengan PEG sebesar 1.1x dan disupport dengan ROE yang tinggi 20%. Jadi menurut saya apabila Asia mengalami re-rating dan bubble stock market (Terlihat dari antusias local yang masih terus membesar) maka IHSG bisa di perdagangkan sampai PEG 1,5x - 2x atau ini menunjukan Target IHSG bisa menjadi 3,100 - 4,100.

Guru Says: "I don't look to jump over 7-foot bars: I look around for 1-foot bars that I can step over."- Warren Buffett

Dow Jones:Β  Produsen komoditas dan ritel memimpin penurunan saham US setelah empat minggu kenaikan S&P 500 yang mencapai level tertingginya. Ekuiti di Eropa juga mengalami penurunan, sedangkan treasuri naik untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir. 3M Co., Cisco System Inc. dan Alcoa Inc. memimpin penurunan Dow Jones. Eli Lilly & Co. dan Best Buy Co. turun sedikitnya 3% setelah Goldman Sachs Group Inc. memangkas rating sahamnya. State Street Corp. -2.4% setelah mengatakan kemungkinan akan menghabiskan $625 juta cadangannya untuk membatasi kerugiannya akibat subprime mortgage.

Indeks S&P 500 -0.3% menjadi 1,007.1 dan Dow Jones -0.3% menjadi 9,337.95. Saham 3M -2.7% menjadi $70.91, Cisco -2.5% menjadi $21.64 dan Alcoa -2.4% menjadi $12.69.

Regional Pagi: Saham asuransi Jepang naik setelah Aioi Insurance Co. dan Mitsui Sumitomo Insurance Group Holdings Inc. mencatatkan kenaikan laba. Perusahaan trading turun setelah harga minyak mengalami penurunan. Mitsui Sumitomo +3.5%, Mitsubishi -1.6% dan Mitsui & Co. -0.9%. Nikkei 225 +0.3% menjadi 10,552.38 dan Topix +0.2% menjadi 971.48. KOSPI INDEX (-0.15%) 1,573.82. S&P/ASX 200 INDEX (-0.06%) 4,301.70. Straits Times (+0.93%) 2,573.15.

Commodity: Crude Oil (+0.2%) US$70.8/barel, Gold (+0.18%) US$948.6/oz, Nickel (+5.1%) US$20.490/ton, Tin (+2.9%) US$14.925/ton, CPO (+2.7%) 2.420 RMY.

Economic & Industrial News

Economic: PDB 2Q09 Tumbuh 4% YoY atas Kuatnya Konsumsi Domestik

BPS mencatat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2Q09 tumbuh sebesar 4% atas kuatnya faktor konsumsi domestik dan meningkatnya belanja pemerintah untuk meng-offset pelemahan ekspor, sehingga

secara 1H09, PDB tumbuh 4.2% lebih tinggi dari estimasi pemerintah 4.1%. Pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi 4.3% tercapai tahun ini.

- konsumsi (C) tumbuh 4.8% YoY
- belanja pemerintah (G) tumbuh 17% YoY
- investasi (I) tumbuh 2.7% YoY
- ekspor-impor (X-M) turun 15.7% YoY. (jakartapost/li)

Commodity: Bea Masuk CPO Ke India Turun Jadi 37,5% di 2019

Mendag Mari Elka menyatakan bea masuk CPO ke India secara bertahap akan turun jadi 37,5% di 2019 dari saat ini 80%. Sedangkan untuk batubara ke India akan menetapakan tarif bea masuk 0% di 2013. Hal ini akan ditetatapkan dalam perjanjian perdagangan bebas dengan India terkait penurunan tarif bea masuk produk ASEAN ke India.
Β 
Singapore : Perekonomian Singapura berkembang 'More Than Expected'

Perekonomian Singapura berkembang melebihi estimasi dari kuartal sebelumnya sebagaimana industri manufaktur dan jasa meningkat. GDP Singapura naik 20.7% pa. Pemerintah telah berjanji untuk memberikan stimulus sebesar $2 triliun untuk mengatasi krisis perekonomian global telah membantu menstabilkan penjualan perusahaan di Asia termasuk Nissan Motor Co. dan Frasers Centrepoint Ltd. Negara - negara Asia dari Cina hingga Malaysia melaporkan penurunan rendah dalam ekspor akibat turunnya permintaan.

Commodity : Copper Prices Fall

Harga copper turun akibat pasar ekuitas khawatir akan rallynya metal terlalu dibesar-besarkan. Copper future untuk pengiriman September -0.5% menjadi $2,7705/pound. Pada bulan Juni permintaan Jepang untuk industrinya naik 9.7%. Goldman Sachs Group Inc. menaikkan prediksinya untuk perekonomian Cina yang akan tumbuh pada tahun ini. Harga lead, tin, zinc dan aluminium juga turun sementara nikel naik.

Commodity: Penurunan terbesar kedelai dalam sebulan

Harga kedelai mengalami penurunan terbesar dalam sebulan akibat spekulasi bahwa pengaruh cuaca akan berdampak pada prospek hasil panen. Soybean futures untuk pengiriman November -2.7% menjadi $10.10/bushel. Sebesar 76% tanaman US telah berkembang sejak 2 Agustus lalu.

Commodity: Permintaan Pelat Timah diprediksi Naik 4,86%

Permintaan pelat timah (tinplate) di pasar domestik pada 2010 diperkirakan naik sekitar 4,86% yoy dari 185.000 ton menjadi 194.000 ton. Hal ini terjadi seiring dengan penignkatan konsumsi kemasan kaleng dari industri makanan dan minuman.

Corporate News

BRPT: 1H09, Diprediksi Catat Laba Bersih Rp400 M

1H09, BRPT diprediksi mencatatkan laba bersih mencapai Rp400 miliar vs 1H09 rugi bersih Rp372,70 miliar atau melonjak 207,32% yoy. Kenaikan tersebut dipicu stabilnya permintaan etilena, propilena, dan polipropilena sebagai bahan baku plastik.

MEDC: Peroleh 3 Kontrak Gas Alam

MEDC melalui anak usahany PT Medco E&P Indonesia memperoleh tiga kontrak gas alam meliputi pasokan gas alam ke Perusahaan Daerah Mura Energi (PDME) berjangka waktu 10 tahun sebanyak 2,5 BBTUPD berasal dari Lapangan Temelat; ke Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi maksimal 0,5 BBTUPD dari Blok South Sumatra Extension selama 3 tahun; dan dengan PT Pertamina Hulu Energi Simenggaris minimal senilai US$217,8 juta.
Β 
ISAT: Berniat Terbitkan Obligasi Rp 1 T

ISAT disinyalir akan menerbitkan obligasi senilai Rp1,5 triliun bertenor 7 tahun dan 5 tahun pada 4Q09. Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan DBS Vickers Securities Indonesia telah ditunjuk sebagai underwriter. Sementara itu, perseroan belum mau menanggapi berita tersebut.

ADES: Berubah Nama jadi Akasha

Terhitung hari ini, PT Ades Waters Indonesia Tbk (ADES) berubah nama menjadi PT Akasha Wira International Tbk. Sementara itu, hingga 31 Juli09 Water Partners Bottling SA menjadi pemegang mayoritas perseroan (91,94%) dan sisanya publik ( 8,06%).

JASS: Jadwal Pembagian Dividen Interim Rp 80

Berikut jadwal pembagian dividen interim 2009 sebesar Rp35,4 miliar atau Rp 80/saham, yakni:
Cum date: 3 September09
Ex date: 4 September09
Recording date:8 September09
Payment date: 14 September09.

MIRA: Bantah Gagal Bayar US$ 220 Jt

MIRA membantah kabar bahwa MIRA atau anak usahanya Mira International Holding Pte Ltd telah gagal bayar pinjaman senilai US$220 juta pada 30 Juni09. Perseroan memilikiutang jatuh tempo pada Septmebr09 sebesar US112 juta dan akan mencari pendanaannya seperti pinjaman bank dan bernegosiasi dengan kreditur.

TKIM: Jadwal Pembagian Dividen Rp 20

Berikut jadwal pembagian dividen tunai TKIM 2008 sebesar Rp26.714.041.420,- atau Rp20/saham, yakni:
Cum date: 1 Septemebr09
Ex date: 2 September09
Recording date: 4 September09
Payment date: 17 September09.

ELTY: Akan Tarik Bridging Loan dari Avenue Rp700 M

ELTY berencana akan menarik pinjaman darurat (bridging loan) dari salah satu pemegang sahamnya Avenue Luxembourg SARL sebesar Rp700 miliar dari total Rp1 tn untuk mendanai biaya pembebasan lahan serta biaya penyelesaian tol Kanci-Pejagan hingga siap diperasikan di awal November 2009 dari sebelumnya Rp500 miliar menjadi Rp700 miliar terkait harga tanah yang naik dengan cepat.

Earnings Watch

LPKR: Pendapatan 1H09 Naik 12% yoy

LPKR mencatat pendapatan 1H09 naik 12% yoy dari Rp1,2 triliun jadi Rp1,4 triliun, dikontribusi oleh divisi Healthcare sebesar Rp400 miliar (+24% yoy) dan Large Scale Integrated Development Rp244 miliar (+48% yoy). Selain itu 49% total pendapatannya (Rp686 miliar) berasal dari development revenue dan sisanya Rp714 miliar dari recurring revenue. Selanjutnya, laba bersih naik tipis 2,2% yoy jadi Rp209 miliar.

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads