Namun IHSG selanjutnya bergerak melemah lagi sebelum akhirnya ditutup menguat tipis. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memberikan kontribusi besar bagi kenaikan IHSG. Demikian pula saham-saham sektor perkebunan sedang menjadi primadona setelah terjadinya kenaikan harga komoditas ini.
Saham ANTM tercatat naik hingga Rp 275 menjadi Rp 2.675 dengan nilai transaksi Rp 807,2 miliar. Saham ANTM sangat atraktif setelah pemerintah secara terbuka mendukung BUMN tersebut untuk mengambil 14% saham Newmont jatah divestasi 2008-2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan sangat semarak, dengan frekuensi transaksi mencapai 168.820 kali dengan volume 15.362 juta lembar saham senilai Rp 7,872 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 100 saham turun dan 79 saham stagnan.
Saham-saham berbasis perkebunan mencatat penguatan besar seperti Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.050 menjadi Rp 22.150, Sampoerna Agro (SGRO) naik Rp 225 menjadi Rp 2.175, London Sumatra Indonesia (LSIP) naik Rp 400 menjadi Rp 7.650, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) naik Rp 70 menjadi Rp 920.
Saham-saham lain yang mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain Timah (TINS) naik Rp 100 menjadi Rp 2.325, Indofood (INDF) naik Rp 125 menjadi Rp 2.525, BRI (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 7.550, International Nickel (INCO) naik Rp 100 menjadi Rp 5.000, BCA (BBCA) naik Rp 175 menjadi Rp 4.400.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.100, Astra International (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 31.300, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.900, Indika Energy (INDY) turun Rp 125 menjadi Rp 2.625.
Sementara bursa-bursa regional juga mencatat kenaikan. Indeks Komposit Shanghai naik tipis 14,97 poin (0,46%) ke level 3.264,73, indeks Nikkei-225 naik 61,20 poin (0,58%) ke level 10.585,46, indeks Hang Seng naik 144,69 poin (0,69%) ke level 21.074,21, indeks KOSPI naik 3,10 poin (0,20%) ke level 1.579,21.
(qom/qom)











































