Pada perdagangan Selasa (11/8/2009), rupiah ditutup melemah tipis 9.940 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.930 per dolar AS.
Sementara di pasar Asia, yen menguat setelah keluarnya data perekonomian China. Dolar AS melemah tipis ke 96,64 yen dibandingkan sebelumnya di level 97,17 yen. Sementara euro bertahan di 1,4134 dolar, dan 136,6o yen dari sebelumnya di 137,39 yen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan (soal China) menjadi pemicu aksi beli yen, karena kekhawatiran seputar perekonomian China menjadi cermin bagi perekonomian global," ujar Yuzo Sakai, analis dari Tokuo Forex & Ueda Harlow seperti dikutip dari AFP.
Produksi industri China tercatat naik 10,8% selama Juli, padahal analis memperkirakan kenaikan yang lebih tajam. Sementara ekspor turun 23%, pertumbuhan investasi aset tetap di perkotaan melemah tipis, indeks harga konsumen juga turun.
(qom/qom)











































