Penurunan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan kontribusi besar bagi penurunan IHSG hari ini. Saham BUMI merosot Rp 175 menjadi Rp 2.925 dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,8 triliun di seluruh pasar.
Saham-saham perkebunan yang kemarin menyokong penguatan IHSG akhirnya surut juga. Demikian pula saham-saham komoditas ikut melemah seiring turunnya harga minyak mentah dunia hingga di bawah US$ 70 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional juga mencatat penurunan tajam:
- Indeks KOSPI ditutup melemah 13,86 poin (0,88%) ke level 1.565,35
- Indeks Komposit Shanghai ditutup melemah 152,01 poin (4,66%) ke level 3.112,72
- Indeks Nikkei-225 juga melemah 150,46 poin (1,42%) ke level 10.435,00
- Indeks Hang Seng merosot 638,97 poin (3,03%) ke level 20.435,24.
Perdagangan di seluruh pasar masih cukup ramai. Frekuensi transaksi mencapai 127.876 kali pada volume 9.364 juta lembar saham senilai Rp 6,531 triliun. Sebanyak 41 saham naik, 169 saham turun dan 53 saham stagnan.
Saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 7,250, International Nickel (INCO) turun Rp 225 menjadi Rp 4.775, Astra International (ASII) turun Rp 350 menjadi Rp 30.950, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 2.600, Timah (TINS) turun Rp 100 menjadi Rp 2.225, Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 8.550.
Sedangkan saham-saham yang mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 150 menjadi Rp 24.600, Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 20 menjadi Rp 540, Global Mediacom (BMTR) naik Rp 10 menjadi Rp 370, United Tractor (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 12.900.
(qom/qom)











































