Investor Cari Yield Tinggi, Rupiah Melorot ke 10.000/US$

Investor Cari Yield Tinggi, Rupiah Melorot ke 10.000/US$

- detikFinance
Selasa, 18 Agu 2009 11:10 WIB
Investor Cari Yield Tinggi, Rupiah Melorot ke 10.000/US$
Jakarta - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan setelah libur panjang dengan kemerosotan yang cukup dalam menembus lagi level 10.000 per dolar AS. Kejatuhan rupiah ini beriringan dengan IHSG yang juga sempat merosot lebih dari 80 poin.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan, salah satu penyebab pelemahan rupiah pada hari ini adalah karena investor memanfaatkan sentimen negatif bursa regional untuk profit taking dan mencari aset dengan yield yang lebih tinggi.

"Perkembangan nilai tukar akhir-akhir ini diwarnai oleh investor ritel yang memanfaatkan sentimen negatif global (China dan AS) untuk profit taking. Investor ritel mengalihkan dari dalam negeri ke aset luar negeri dengan kualitas dan yield yang tinggi," ujar Hartadi kepada detikFinance, Selasa (18/8/2009).

Ia menjelaskan, fenomena profit taking seperti ini biasanya bersifat sementara. Pagi ini rupiah dibuka sempat melemah ke 10.025 per dolar AS sebelum akhirnya surut ke 10.010 per dolar AS, melemah dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di 10.055 per dolar AS.

"Secara fundamental, prospek ekonomi kita masih dianggap baik dibandingkan negara emerging lainnya, serhingga investor institutional cenderung positif menempatkan investasinya ke Indonesia," jelas Hartadi. (qom/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads