IHSG mengalami koreksi untuk melakukan penyesuaian dengan koreksi yang terjadi di bursa-bursa regional lainnya pada perdagangan kemarin. Saham-saham unggulan akhirnya mengalami koreksi teknikal setelah kenaikan besar pekan lalu.
Pada perdagangan Selasa (18/8/2009), IHSG ditutup melemah 49,878 poin (2,09%) ke level 2.336,987. Indeks LQ 45 juga turun 10,918 poin (2,33%) ke level 456,818. IHSG sempat terperosok hingga level 2.296,964.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Nikkei-225 ditutup rebound 16,35 poin (0,16%) ke level 10.284,96, indeks KOSPI juga rebound 3,18 poin (0,21%) ke level 1.550,24, indeks Hang Seng juga menguat 168,62 poin (0,84%) ke level 20.306,27, indeks Komposit Shanghai naik 40,25 poin (1,40%) ke level 2.910,88.
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 119.586 kali pada volume 8.444 juta lembar saham senilai Rp 7,170 triliun. Sebanyak 39 saham naik, 174 saham turun dan 48 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.050 menjadi Rp 28.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 menjadi Rp 23.950, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 menjadi Rp 12.300, BRI (BBRI) turun Rp 350 menjadi Rp 6.900, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 3.150, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 8.500, PTBA (PTBA) turun Rp 200 menjadi Rp 13.250, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 700 menjadi Rp 22.300.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indocement (INTP) naik Rp 450 menjadi Rp 9.700, Unilever (UNVR) naik Rp 200 menjadi Rp 11.000, Duta Dunia Petroindo (DOID) naik Rp 60 menjadi Rp 1.560, Holcim Indonesia (SMCB) naik Rp 20 menjadi Rp 1.340.
(qom/qom)











































