Pada perdagangan Kamis (20/8/2009), bursa Asia kompak menguat, setelah kemarin menderita penurunan yang cukup besar.
- Indeks Nikkei-225 menguat 179,41 poin (1,76%) ke level 10.383,41
- Indeks KOSPI naik 30,43 poin (1,97%) ke level 1.576,39
- Indeks Hang Seng naik 374,63 poin (1,88%) ke level 20.328,86
- Indeks Komposit Shanghai naik 126 poin (4,52%) ke level 2.911,58.
- IHSG naik 50,887 poin (2,23%) ke level 2.328,639.
- Indeks Komposit Kuala Lumpur naik 7,9 poin (0,68%) ke level 1.163,43,
- Indeks Thailand naik 9,70 poin (1,54%) ke level 640,98,
- Indeks Straits Times naik 36,79 poin (1,46%) ke level 2.559,57.
- Indeks Sensex naik 202,68 poin (1,37%) ke level 15.012,32.
- Indeks S&P/ASX naik 3,7 poin (0,09%) ke level 4.377,5.
Indeks Shanghai bergerak sangat volatile sepanjang pekan ini. Pada Senin (17/8/2009), indeks Komposit Shanghai sempat merosot 5,79%, Selasa naik 1,40% dan Rabu kembali merosot 4,30%.
"Indeks Shanghai ditopang kenaikan saham PetroChina pada hari ini. Indeks Shanghai bergerak layaknya roller-coaster pada pekan ini menunjukkan bagaimana gugupnya investor," ujar Zhang Qi, analis dari Haitong Securities seperti dikutip dari AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan analis dari Jepang. Menurutnya, investor masih terus mencermati pergerakan bursa China yang masih sedemikian rentan.
"Nikkei dapat berjalan, tergantung dari pasar Asia dan AS," ujar Yutaka Yoshiim general manager dari Mito Securities.
Harga Minyak Turun Tipis
Sementara harga minyak mentah dunia di pasar London mengalami koreksi tipis setelah kemarin menguat tajam.
Kontrak utama minyak light sweet pengiriman September turun 13 sen menjadi US$ 72,29 per barel. Minyak Brent pengiriman Oktober turun tipis 39 sen menjadi US$ 74,20 per barel. (qom/dnl)











































