Pada perdagangan Jumat (21/8/2009), rupiah dibuka menguat tipis ke 10.032 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 10.065 per dolar AS.
Sementara dolar AS bergerak melemah atas euro menjelang pidato Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke dalam pertemuan para gubernur bank sentral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Positifnya data manufaktur AS sehingga mendorong Wall Street menguat membuat dolar AS kembali melemah.
"Data ekonomi AS mendorong penguatan saham-saham sehingga melemahkan dolar AS dan yen meski perdagangan di berbagai tempat sangat tipis karena mungkin orang percaya sekarang adalah musim liburan," ujar Terri Belkas, analis dari Forex Capital Markets, seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































