Pada perdagangan Jumat (21/8/2009) sesi I, IHSG akhirnya ditutup melemah 11,363 poin (0,49%) ke level 2.317,276, indeks LQ 45 juga melemah 2,266 poin (0,50%) ke level 451,894. IHSG sempat mencapai titik tertingginya di 2,346,835.
Sementara bursa-bursa regional bergerak cukup variatif meski bursa China sudah menguat. Penguatan di Wall Street tadi malam tidak banyak memberikan inspirasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi sebanyak 46.099 kali pada volume 2.037 juta lembar saham senilai Rp 1.864 triliun. SEbanyak 34 saham naik, 129 saham turun dan 50 saham stagnan.
Saham-saham perbankan yang sempat menghijau di awal-awal perdagangan akibat sentimen positif kesepakatan suku bunga, akhirnya sebagian bergerak melemah. Saham Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.975, BNI (BBNI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.980.
Saham-saham yang mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 7.250, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 125 menjadi Rp 4.500, Indofood (INDF) naik Rp 75 menjadi Rp 2.450, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 100 menjadi Rp 7.600, BCA (BBCA) naik Rp 75 menjadi Rp 4.300.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top lose antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.950, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.400, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 8.400, Adaro (ADRO) turun Rp 50 menjadi Rp 1.360, Citra Marga Nusaphala (CMNP) turun Rp 70 menjadi Rp 1.090.
(qom/qom)











































