Demikian hal itu dikemukakan oleh Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto ketika dihubungi detikFinance, Jumat, (21/8/2009).
"BRI sudah mengajukan advisor untuk konversi subdebt, mereka pakai Danareksa dan Bahana," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mengenai bank BUMN lainnya, ia mengatakan, hingga saat ini belum ada yang melapor untuk melakukan konversi tersebut.
"Yang lain belum, kan tidak mendesak," ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Negara BUMN mengeluarkan opsi konversi deposito milik BUMN asuransi menjadi subdebt kepada bank pemerintah agar bisa memperkuat permodalan juga dana pihak ketiga (DPK).
Pemerintah mengharapkan rencana tersebut bisa terealisasi di akhir tahun 2009. Sinergi tersebut dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Perusahaan asuransi akan mendapat jaminan yang lebih aman dan bunga yang lebih tinggi, sedangkan bank bisa memperkuat modal.
(ang/dnl)











































