IHSG pada pembukaan pekan lalu berada di 2.386,86 dan ditutup pada level 2.333,90 di akhir pekan. Khusus pada perdagangan Jumat (21/8/2009), IHSG ditutup menguat tipis +0,23% pada 2.333,897 setelah sepanjang sesi 1 dan 2 sempat berada dalam tekanan. Sepanjang pekan lalu investor asing mencatat net sell Rp 670 miliar.
Penurunan pada pekan lalu merupakan pertama kali setelah 5 pekan berturut-turut indeks mengalami kenaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham perbankan menjadi motor penggerak IHSG pada akhir pekan lalu, setelah 14 bank berhasil mencapai kesepakatan untuk melakukan penyesuaian suku bunga pinjaman. Kesepakatan itu diharapkan bisa menekan cost of fund, mengingat saat ini terjadi persaingan ketat memperebutkan dana pihak ketiga.
Kesepakatan itu menjadi penting karena meski BI Rate sudah turun berturut-turut hingga sekarang di level 6,5%, namun suku bunga pinjaman masih tinggi.
"Dengan penurunan suku bunga diharapkan akan dapat meningkatkan aktifitas perbankan ditengah harapan akan pemulihan perekonomian. Disisi lain beberapa saham batubara terlihat bergerak melemah seiring dengan penurunan harga komoditas coal yang terjadi sepanjang pekan lalu," jelasnya.
Bagaimana untuk pekan ini?
Mengikuti tren tahun-tahun sebelumnya, investor cenderung untuk mengurangi pembelian saham selama bulan puasa. Transaksi diperkirakan tidak terlalu besar selama bulan puasa.
Namun investor akan terus mencermati pergerakan bursa regional yang kini masih naik turun belum ada tren jelas. Yang pasti, sentimen positif datang dari Wall Street yang akhir pekan lalu menguat cukup signifikan.
Pada perdagangan Jumat (21/8/2009), indeks Dow Jones industrial averege (DJIA) melonjak hingga 155,91 poin (1,67%) ke level 9.505,96. Bursa Wall Street kembali mencapai titik tertingginya sepanjang 2009 berkat sentimen positif pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.
Sentimen positif itu diharapkan bisa menjadi penggerak IHSG untuk perdagangan Senin (24/8/2009) ini. Investor akan tetap 'memainkan' saham-saham perbankan dan komoditas untuk jangka pendek ini.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Kami perkirakan pekan ini indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Meski demikian, pada awal pekan kami melihat indeks masih berpeluang menguat terbatas. Beberapa saham perbankan tampaknya masih cukup menarik untuk jangka pendek. Selain itu beberapa saham second dan third liner juga akan menjadi pilihan untuk trading bagi investor.
Faktor lain yang patut diperhatikan adalah bulan puasa dimana biasanya investor mengantisipasi terjadinya penurunan frekuensi dan nilai transaksi. Untuk kisaran support-resistance berada di 2.244-2.380.
(qom/qom)











































