Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hartadi A. Sarwono mengatakan penguatan rupiah pada awal pekan ini disebabkan pengaruh positif yang terjadi di pasar saham AS akhir pekan lalu akibat naiknya volume penjualan perumahan sebesar 7,2%.
"Dan hari ini diikuti oleh lonjakan harga saham Asia. Nikkei melonjak 3,2%," ujarnya kepada detikFinance , Senin (24/8/2009).
Mengikuti penguatan Wall Street di akhir pekan lalu, indeks Nikkei-225 membuka perdagangan awal pekan menguat lagi 3% lebih hanya dalam 1 jam.
Nilai tukar rupiah diharapkan bisa menjaga kestabilannya sepanjang perdagangannya hari ini, setelah pekan lalu melemah cukup tajam. "IHSG akan rebound hari ini dan menguatnya rupiah. Minyak di $73.12 per barel," ujar Hartadi.
(dnl/qom)











































