Saham-saham perbankan masih terus mendapatkan angin segar setelah 14 bank besar berhasil mencapai kesepakatan soal penyesuaian suku bunga.
Pada perdagangan Senin (24/8/2009) sesi I, IHSG ditutup menguat 27,259 poin (1,17%) ke level 2.361,156, indeks LQ 45 juga menguat 5,830 poin (1,28%) ke level 461,498.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan cukup perlahan di bulan puasa ini. Transaksi di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi hanya 55.30 kali pada volume 3.565 juta lembar senilai Rp 2,535 triliun. Sebanyak 120 saham naik, 42 saham turun, 59 saham stagnan.
Β
Saham-saham bank yang berhasil mencetak kenaikan antara lain Bank Danamon (BDMN) naik Rp 200 menjadi Rp 4.800, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 4.175, BRI (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 7.400. Saham BNI stagnan di Rp 2.000 setelah sempat menguat ke 2.025.
Saham Grup Astra juga menjadi salah satu penyokong kenaikan IHSG. Saham Astra International (ASII) naik Rp 700, saham United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 13.650, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 950 menjadi Rp 22.050.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain menjadi Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 menjadi Rp 24.500, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 menjadi Rp 3.050, Indofood (INDF) naik Rp 100 menjadi RP 2.625, PTBA turun Rp 300 menjadi RP 13.250, International Nickel (INCO) naik Rp 175 menjadi Rp 4.750.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 8.400, Unilever (UNVR) turun Rp 350 menjadi Ro 10.450, Jembo Cable Company (JECC) turun Rp 140 menjadi Rp 660.
(qom/qom)











































