Direktur Utama PTRO, Micky Hehuwat dalam keterbukaan informasinya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) 24 Agustus 2009 mengatakan, lingkup pekerjaan mencakup overburden removal (pemindahan tanah penutup) sebanyak 126 juta bcm dan penambangan batu bara sebanyak 14 juta ton selama lima tahun.
"Penandatanganan kontrak jangka panjang tersebut juga akan memperkuat operasional pertambangan Petrosea selama lima tahun mendatang," ujar Micky.
Selain itu, upaya tersebut akan mendukung kesuksesan PTRO dalam memperluas operasional kontrak pertambangannya. PTRO akan menawarkan investasi US$ 44 juta selama lima tahun mendatang untuk proyek baru tersebut dengan bantuan peralatan dari proyek perseroan lainnya.
(dro/dnl)











































