Rupiah Masih dalam Tekanan

Rupiah Masih dalam Tekanan

- detikFinance
Rabu, 26 Agu 2009 08:53 WIB
Rupiah Masih dalam Tekanan
Jakarta - Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan tingginya permintaan dolar menjelang akhir bulan. Rupiah diprediksi masih sulit keluar dari level 10.000 per dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (26/8/2009), rupiah dibuka melemah tipis ke level 10.040 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.027 per dolar AS.

Sementara dolar AS di pasar global bergerak stabil setelah Presiden Barack Obama mengumumkan nama Ben Bernanke untuk kembali menjadi Gubernur Bank Sentral AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan di New York, euro stabil di 1,4294 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4300 dolar. Sementara euro juga melemah atas yen ke 134,62 yen dibandingkan sebelumnya di 135,22 yen. Sedangkan dolar AS melemah tipis atas yen ke 94,15 yen, dibandingkan sebelumnya 94,56 yen.

"Meski memerlukan beberapa waktu untuk menemukan efek sesungguhnya dari langkah The Fed, namun Obama menggambarkan upayanya sebagai berani dan kreatif," ujar Kathy Lien, analis dari Global Futures and Forex seperti dikutip dari AFP.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads