Indeks S&P 500 (+0.2%) 1,028 dan Dow Jones (+0.3%) 9,539.29. Yields untuk 30-year bonds -0.04% menjadi 4.22%. Prediksi untuk indeks harga konsumen menunjukkan kontraksi sebesar 0.7% pada tahun ini.
Minyak turun sebesar 3.1% untuk pertama kalinya dalam enam hari dan sempat menyentuh level $75. Crude oil untuk pengiriman Oktober turun $2.32 menjadi $72.05/barel dan emas untuk pengiriman Desember naik +0.2% menjadi $946/oz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Jepang mengatakan ekspor nasional turun sebesar 36.5% YoY pada bulan Juli. Hasil pooling menunjukkan bahwa partai oposisi Jepang akan menjadi favorite untuk memenangkan pemilihan parleman pada tanggal 30 Agustus. Saham NEC Electronics Corp. menguat setelah Nikkei melaporkan persero dan Renesas Technology akan mendapatkan bantuan finansial dari pemegang saham sebesar 200 miliar yen ($2.12 miliar) untuk menyelesaikan merger mereka. KOSPI INDEX (+0.21%) 1,604.79. S&P/ASX 200 INDEX (+0.84%) 4,442.70. STI (+0.41%) 2,629.54.
Commodity: Harga minyak menurun dari level 10 bulan tertinggi menyusul kekhawatiran bahwa China akan memperketat pinjaman dan pinjaman US diprediksi akan gagal bayar yang meningkatkan keraguan mengenai terjadinya pemulihan ekonomi dari resesi.
Harga minyak untuk pengiriman bulan Oktober (-1.3%) $73.41/barel di Nymex. Kemarin, harga minyak menjadi $74.37/barel, level tertinggi sejak 15 Oktober. Harga minyak (+66%) pada tahun ini. Crude Oil (-0.7%) $71.6/barel, Gold (+0.07%) $946.7/oz,
Harga minyak sawit kembali mengalami pelemahan disebabkan oleh spekulasi terhadap melemahnya permintaan kelapa sawit global akan mengalami penurunan. Hal tersebut dilandasi oleh laporan bahwa tingkat ekspor minyak sawit asal Asia pada bulan Agustus ini mengalami penurunan sebesar 10% atau 10 juta tons. Minyak sawit untuk kontrak bulan November turun sebesar 2,2% menjadi 2.323 ringgit per ton.
Sedangkan jumlah produksi minyak sawit asal Malaysia pada bulan Juli dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 3% menjadi 1,49 juta metrik ton. Naiknya jumlah produksi ini diperkirakan tidak dibarengi oleh meningkatnya jumlah permintaan. CPO (-1.1%) 2.383 RMY, Tin (-1.6%) $14.125/ton, Nickel (-0.5%) $ 19.545/ton.
Economic & Industrial news
Banking: Penurunan Bunga Bank Terancam Batal
Penurunan bunga bank hingga paling tinggi 8% terancam batal seiring langkah pemerintah yang menerbitkan SUN dengan tawaran yield lebih dari 11%. Para bankir khawatir nasabah akan memindahkan uangnya ke SUN yang menjanjikan return lebih lebih mekar.
Automotive: Penjualan Motor 7M09 Turun 15% yoy, Juli09 +12% MoM
Penjualan motor nasional 7M09 turun 15% yoy dari 3.633.071 jadi 3.091.697 unit terimbas krisis global khusunya di 1Q09. Namun , penjualan Juli naik 12% MoM jadi 544.838 unit vs Juni09 485.174, turun vs Juli09 577.744 unit. Naiknya penjualan Juli M/M dipicu tingginya permintaan menjaleang lebaran.
Economic: Dana Asing di SUN Menyusut Hampir 2%
Total kepemilikan asing di SUN turun 1,9% atau Rp 1,7 triliun menjadi Rp 89,84 triliun dari posisi akhir Juli sebesar Rp 91,58 triliun. Penurunan kepemilikan asing tersebut terjadi karena asing masih terus merealisasikan keuntungannya serta belum sepakatnya investor soal prospek pemulihan ekonomi global.
Corporate news
BRPT: Rights Issue Akan Tembus Rp4 T
Rights issue BRPT diindikasikan akan mencapai Rp4 triliun dan dilaksanakan pada 4 Nov09. Namun besaran sahamnya belum ditetapkan. Saat ini, perseroan masih memproses rencana tersebut.
ASII: Penjualan Bulanan Meningkat 5,55% pada Juli
ASII berhasil menjual mobil sebanyak 24.863 unit selama Juli 2009, naik 5,55% dibandingkan bulan sebelumnya. Angka penjualan terdongkrak oleh ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009.
SGRO: Anak Usaha Raih Utang Rp 300 M
Anak usaha SGRO, PT Sungai Rangit memperoleh pinjaman dari BMRI Rp 300 miliar dengan bunga 12% per tahun pada 21 Agust09. Pinjaman terdiri dari dua tranche yakni tranche A sebesar Rp 215 miliar berjangka 5 tahun 5 bulan untuk melunasi utang BBCA dan tranche B Rp 85 miliar berjangka waktu 8 tahun 6 bulan untuk membiayai perawatan kebun dan belanja modal perseroan.
JSMR: Sepakati Utang Bank BUMN Rp3 T
JSMR menyepakati pinjaman dari sindikasi bank BUMN (BMRI, BBNI, BBRI) sebesar Rp3 triliun berjangka waktu 10 tahun guna membangun jalan tol.
RUIS: Bidik Kontrak Baru Rp350 M
RUIS mengincar kontrak baru yakni penyediaan jasa pendukung operasional eksplorasi migas sebesar Rp350 miliar yang berasal dari perusahaan asing. Perseroan siap mendanai proyeknya dari fasilitas pinjaman bank US$19 juta.
SMDR: Kantongi Utang Rp140 M
SMDR meraih pinjaman dari bank swasta sebesar Rp140 miliar guna membangun pusat logistik di Pelabuhan Belawan, Medan senilai Rp200 miliar yang ditargetkan rampung Okto09.
PTBA: Bangun PLTU US$ 41 Juta di Muara Enim
PTBA akan membangun PLTU senilai US$ 41 juta (Rp 410 miliar) di Muara Enim, Sumatera Selatan. Pembangunan pembangkit listrik tersebut direncanakan akan memakan waktu sekitar dua tahun dan direncanakan dapat beroperasi pada April 2011. PLTU ini akan digunakan untuk memasok kebutuhan listrik dalam aktivitas operasional PTBA sehari-hari. PTBA tidak akan menjual listrik PLTU Muara Enim ini ke pihak luar.
PNBN: Segera Emisi Obligasi Rp1,5 T
PNBN memastikan menerbitkan obligasi Rp1,5 triliun bertenor 5 tahun pada Sept09. Disinyalir perseroan sudah mengajukan rencana tersebut ke Bapepam-LK.
HITS: Incar Tender Sewa Kapal Pertamina US$ 213,1 Juta
HITS akan mengikuti tender pengangkutan milik Pertamina senilai US$ 213,1 juta melalui anak usahanya PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). HTK akan menyiapkan investasi senilai US$92 juta (Rp 920 miliar) yang diperoleh dari kas internal dan utang bank.
GTBO: Bangun Pabrik Pupuk
GTBO berencana membangun pabrik pupuk urea di lokasi pengolahan batu bara. Rencananya, pabrik tersebut akan mulai dibangun pada 3Q10 dan mulai berproduksi pada tahun 2011.
RMBA: Deutsche Crossing Saham Bentoel
Kemarin (25/8), Deutsche Securities Indonesia melakukan transaksi tutup sendiri (crossing) saham RMBA senilai Rp 858,78 miliar. Transaksi tersebut diduga sebagai bagian dari proses tender offer 14,87% saham RMBA. BAT telah menunjuk dua sekuritas yakni Deutsche Securities Indonesia dan UBS Securities Indonesia sebagai pelaksana tender offer.
TRIO: Bidik Tambahan Pendapatan Rp6 M
TRIO membidik tambahan pendapatan FY09 sebesar Rp6 miliar dari penjualan komputer minimal 3.000 unit yang bekerjasama dengan Acer Indoneisa pada Juli lalu.
(etr/qom)











































