BSD Anggarkan Biaya Pengembangan Rp 1 Triliun

BSD Anggarkan Biaya Pengembangan Rp 1 Triliun

- detikFinance
Rabu, 26 Agu 2009 16:26 WIB
BSD Anggarkan Biaya Pengembangan Rp 1 Triliun
Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyiapkan dana hingga Rp 1 triliun untuk biaya pengembangan proyek-proyek terkini perseroan. Perseroan menargetkan pendapatan Rp 1,4 triliun seiring penurunan suku bunga bank Indonesia (BI Rate).

"Tidak menutup kemungkinan perseroan akan meningkatkan biaya pengembangan menjadi Rp 1 triliun apabila sektor properti membaik," ujar Direktur Utama BSDE, Harry Budi Hartanto dalam siaran persnya, Rabu (26/8/2009).

Harry mengatakan, semula perseroan menganggarkan biaya pengembangan sebesar Rp 700 miliar. Namun seiring dengan penurunan BI Rate yang akan mendorong sektor properti membaik, perseroan berencana meningkatkan biaya pengembangan hingga Rp 1 triliun.

"Biaya pengembangan yang semakin tinggi akan meningkatkan basis pendapatan perseroan di masa mendatang," ujarnya.

Optimisme Harry terutama didorong oleh proyeksi sektor properti yang akan membaik di semester II-2009. Menurutnya, ke depan prospek sektor properti diperkirakan meningkat seiring dengan proyeksi pemerintah yang mematok pertumbuhan ekonomi naisonal pada 2010 naik menjadi 5,5% dari yang ditetapkan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2010.

Kondisi ini, jelas Harry, memicu turunnya laju inflasi dan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sehingga diharapkan dapat menurunkan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR).

"Penjualan rumah tinggal diperkirakan akan makin meningkat di semester II-2009 dan 2010 seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan penurunan bunga KPR." Kata Harry.

Mengutip data Procon, Harry mengungkapkan, total komulatif penjualan rumah tinggal di area Jabotabek pada kuartal II- 2009 naik mencapai 285.800 unit dibandingkan kuartal I-2009 yang hanya sebesar 284.400 unit.

Mengacu pada data tersebut, Harry yakin BSDE dapat meraih pendapatan sebesar Rp 1,4 triliun tahun ini.

(dro/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads