Demikian berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip detikFinance, Kamis (27/8/2009).
Pembelian masif ini sukses mendorong harga saham DOID naik tajam sebesar Rp 260 (14,13%) ke level Rp 2.100 per saham. BK masuk pada pertengahan perdagangan hari ini. BK membeli 66 juta saham DOID dengan total nilai sebanyak Rp 134,727 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BK dan RX melakukan pembelian saham DOID tanpa ada penjualan sama sekali. Duet BK dan RX sukses membuat investor melirik aktivitas saham DOID hari ini. Saham DOID ditransaksikan sebanyak 397.662 lot atau 198,831 juta saham dengan nilai transaksi Rp 397,799 miliar.
Dari segi nilai transaksi, DOID menduduki peringkat kedua setelah nilai transaksi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang sebesar Rp 1,040 triliun. Padahal, sebelum Juli 2009, saham DOID bukan tergolong saham yang aktif diperdagangkan. Harganya pun ketika itu masih di kisaran Rp 500 per saham.
Rencana DOID mengakuisisi 99,99% saham PT Bumi Makmur Mandiri Utama senilai US$ 550 juta telah membuat saham ini aktif dan menjadi incaran investor.
Sebagai catatan, Bumi Makmur merupakan perusahaan kontraktor batubara peringkat dua terbesar di Indonesia setelah PT Pama Persada, anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR).
Kabar yang beredar di kalangan pelaku pasar, akuisisi DOID terhadap Bumi Makmur merupakan bagian dari rencana Bumi Makmur melakukan pencatatan saham jalur belakang di lantai bursa (backdoor listing).
(dro/qom)











































