Pendapatan usaha ini anjlok lantaran adanya peningkatan pos biaya pengembangan usaha dan pasar modal sebesar 27,06% menjadi Rp 5,648 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 4,445 miliar, seperti dikutip dari pengumuman resmi KSEI di Jakarta, Jumat (28/8/2009).
Meski pos ini mengalami peningkatan, namun biaya gaji honor dan tunjangan dipangkas 52,12% menjadi Rp 11,11 miliar dibandingkan sebelumnya mencapai Rp 23,21 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan di sejumlah pos ini menyebabkan laba bersih KSEI turun tipis 5,98% menjadi Rp 43,43 miliar ketimbang sebelumnya Rp 46,196 miliar.
Posisi aset KSEI masih mengalami kenaikan sebesar 24,24% dari Rp 340,629 miliar menjadi Rp 423,231 miliar sedangkan kas dan setara kas turun 50,55% menjadi Rp 61,733 miliar dari Rp 124,84 miliar.
(dro/ang)











































