Pada perdagangan Jumat (28/8/2009), nilai tukar rupiah menguat ke 10.042 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.170 per dolar AS.
Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, secara umum dolar AS sebenarnya tidak bergerak menguat. Namun pelemahan rupiah akhir-akhir ini dipicu oleh banyaknya pembayaran utang swasta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pasar Asia, yen bergerak melemah atas dolar AS dan euro seiring semakin besarnya kekhawatiran investor akan sustainabilitas pemulihan ekonomi Jepang.
Dolar AS menguat ke 93,62 yen, dibandingkan sebelumnya di 93,45 yen. Euro juga menguat ke 1,4363 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4345 dolar dan 134,45 yen dari sebelumnya di 134,16 yen.
"Aksi jual moderat atas yen terjadi setelah keluarnya indikator ekonomi Jepang yang lemah, termasuk angka pengangguran," ujar Akira Takeuchi, pialang dari Chuo Mitsui Trust Bank seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































