"Underwriter untuk BTN sudah ditunjuk, tapi belum saya tandatangani," ujar Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (28/8/2009).
Sayangnya, belum mau menyebutkan nama perusahaan sekuritas yang telah ditunjuknya itu. Ia hanya menjamin, perusahaan sekuritas yang dipilihnya merupakan yang terbaik dari seluruh peserta yang mengikuti tender tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, BTN akan melepas kepemilikan saham hingga maksimal 30 persen ke publik. Bank plat merah itu berharap bisa meraup dana Rp 1,5-2 triliun dari hajatan tersebut.
(epi/ang)











































