Bergerak Tak Wajar, Saham DOID Masuk Pengawasan BEI

Bergerak Tak Wajar, Saham DOID Masuk Pengawasan BEI

- detikFinance
Jumat, 28 Agu 2009 20:28 WIB
Bergerak Tak Wajar, Saham DOID Masuk Pengawasan BEI
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DOID) dalam pengawasannya karena bergerak di luar kewajaran.

"Dengan ini kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi DOID yang diluar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya," jelas Dirut BEI, Ito Warsito dalam keterbukaan informasinya, Jumat (28/8/2009).

BEI terakhir kali menerima informasi dari DOID terkait rencana pelaksanaan RUPS. RUPS itu merupakan bagian dari pelaksanaan akuisisi atas Buma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham DOID memang terus bergerak melonjak seiring kabar perseroan akan mengakuisisi mengakuisisi 99,99% saham PT Bumi Makmur Mandiri Utama atau yang lebih dikenal dengan nama Buma.

Kabar tersebut membuat harga saham DOID melonjak tajam. Pada 26 Agustus 2009, DOID naik Rp 180 (10,84%) ke level Rp 1.840 per saham. Volume perdagangan mencapai 116.510 lot, terbanyak sepanjang sejarah DOID. Nilai transaksi pun menyentuh Rp 103,682 miliar, juga tertinggi sepanjang sejarah perseroan.

Pada 27 Agustus 2009, harga DOID sukses menembus level Rp 2.100, naik Rp 260 (14,13%) dengan volume mencapai 397,662 lot dan nilai transaksi mencapai Rp 397,799 miliar. Pada Jumat akhir pekan ini, saham DOID turun Rp 100 menjadi Rp 2.000

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham DOID tersebut, perlu kami sampaikan bahwa bursa saat ini mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham ini," tambah Ito.

UMA adalah aktifitas perdagangan dan/atau pergerakan harga suatu Efek yang tidak biasa pada suatu kurun waktu tertentu di Bursa yang menurut penilaian Bursa dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien Namun UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran di pasar modal.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads