Demikian dikemukakan Direktur Utama Perumnas Himawan Arif Sugoto di kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (31/8/2009).
"Kami mencoba menerbitkan obligasi, sekarang sedang dalam proses perbaikan kinerja untuk menaikkan rating. Harus naik ke A," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nilai maksimal yang bisa diterbitkan sekitar Rp 1 triliun," ujarnya.
Menurut Himawan, rencana tersebut sudah menjadi wacana perseroan sejak tahun 2008. "Ini wacana sudah dari tahun 2008, moga-moga bisa cepat terealisasi," ujarnya.
Himawan mengatakan, dana hasil obligasi akan digunakan untuk pembebasan lahan dan konstruksi perumahan yang ditargetkan akan dibangun sebanyak 100.000 unit di tahun 2015.
(ang/dro)










































