Minyak Nyungsep, Wall Street Terseret

Minyak Nyungsep, Wall Street Terseret

- detikFinance
Selasa, 01 Sep 2009 07:09 WIB
Minyak Nyungsep, Wall Street Terseret
New York - Saham-saham di Wall Street melemah mengikuti aksi jual besar yang berlangsung di bursa China sebelumnya. Saham-saham energi luruh setelah harga minyak nyungsep di bawah US$ 70 per barel.

Pada perdagangan Senin (31/8/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 47,92 poin (0,50%) ke level 9.496,28. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 8,31 poin (0,81%) ke level 1.020,62 dan Nasdaq melemah 19,71 poin (0,97%) ke level 2.009,06.

Saham-saham sektor energi merosot setelah anjloknya bursa China dan luruhnya harga minyak mentah dunia. Saham Chevron turun 1,1%, Exxon Mobil turun 1,4%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China adalah mesin yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi dunia. Orang perlu melihat China terus tumbuh dan melambatnya apsar saham akan melambatkan kita juga," ujar Craig Hester, chief executive Hester Capital Management seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/9/2009).

Saham Marvel melonjak hingga 25,2%, setelah Walt Disney Co sepakat untuk membeli Marvel Entertainment.

Volume perdagangan juga masih sangat tipis, di New York Stock Exchange hanya sebesar 1,38 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,33 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.

Harga Minyak di Bawah US$ 70


Sementara harga minyak mentah dunia kembali turun di bawah US$ 70 per barel menyusul anjloknya bursa China yang dikhawatirkan berdampak pada perekonomian negara tirai bambu itu.

Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober ditutup turun 2,78 dolar menjadi US$ 69,96 per barel. Sementara minyak Brent juga melemah 3,14 dolar menjadi US$ 69,65 per barel.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads