Pada perdagangan Senin (31/8/2009), IHSG ditutup merosot 35,710 poin (1,50%) ke level 2.341,537. IHSG mengikuti kejatuhan Indeks Komposit Shanghai yang merosot 192,94 poin (6,74%) ke level 2.667,75.
Di tengah ketidakpastian, investor memilih untuk wait and see dulu. Investor juga akan menunggu data inflasi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada siang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Jepang pagi ini dibuka melemah tipis, mengikuti pelemahan bursa Wall Street. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 19,34 poin (0,18%) ke level 10.473,19.
Sementara Pada perdagangan Senin (31/8/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 47,92 poin (0,50%) ke level 9.496,28. Pelemahan Wall Street terjadi akibat efek anjloknya bursa China dan merosotnya harga minyak mentah dunia hingga di bawah US$ 70 per barel.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Anjloknya bursa China (Shanghai) sebesar -6,47% menjadi sentimen negatif bagi bursa regional Asia, termasuk IHSG,Β dalam perdagangan kemarin. Kebijakan pemerintah China memperketat kredit pinjaman dalam rangka guna mencegah perekonomian mereka overheat. Langkah tersebut dinilai investor global akan memperlambat pemulihan ekonomi yang saat ini berlangsung. Salah satu sektor yang diprediksi akan tertekan antara lain adalah pertambangan.
Perlambatan ekonomi China akan secara tidak langsung mendorong turunnya demand terhadap komoditas. Disisi lain, dapat diperhatikan peluang trading pada saham sensitif suku bunga. Kami perkirakan hari ini indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance hari ini 2.320-2.359.
(qom/qom)











































