"Pinjaman baru US$ 275 juta dibutuhkan untuk refinancing," ujar Direktur Keuangan PGAS, Riza Pahlevi Tabrani dalam acara buka puasa bersama wartawan di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Senin (31/8/2009) malam.
Sayangnya, perseroan belum dapat memberikan kepastian kapan pinjaman baru tersebut akan diperoleh perseroan. Riza juga enggan membeberkan rencana penggunaan dana pinjaman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Riza tidak menyebutkan secara jelas, namun tujuan utama perseroan mencari pinjaman tersebut adalah untuk melunasi surat utang tersebut dengan pinjaman baru dengan bunga yang lebih rendah alias ditukar.
"Nanti akan kita umumkan," elaknya.
(dro/qom)











































