IHSG Bakal Terseret-seret Lagi

IHSG Bakal Terseret-seret Lagi

- detikFinance
Rabu, 02 Sep 2009 08:24 WIB
IHSG Bakal Terseret-seret Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin bergerak lain sendiri. Di saat bursa-bursa regional menguat, IHSG justru melemah sendiri. Data inflasi yang sesuai ekspektasi pasar tidak banyak membantu penguatan IHSG.

Meski sempat menggapai teritori positif pada sesi pagi, namun IHSG akhirnya tak kuasa melawan koreksi. IHSG akhirnya ditutup melemah 14,623 poin (0,62%) ke level 2.326,914.

Dan pelemahan Wall Street dan bursa-bursa regional akan kembali memukul langkah IHSG pada hari ini. Pada perdagangan Rabu (2/9/2009), IHSG diprediksi akan kembali menerima tekanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Selasa (1/9/2009), indeks Dow Jones ditutup merosot 185,68 poin (1,96) ke level 9.310,60. Bursa Tokyo pun langsung mengekor. Indeks Nikkei-225 dibuka langsung melemah 151,98 poin (1,44%) ke level 10.378,08.

Pelemahan bursa-bursa utama dunia itu akan menjadi sentimen negatif yang akan semakin membuat IHSG terpuruk. Saham-saham pertambangan akan kembali mengalami tekanan di tengah anjloknya harga minyak mentah dunia hingga di bawah US$ 70 per barel.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Sekuritas:

Menguatnya bursa regional belum mampu memberikan sentimen posisit ke pasar sehingga indeks masih melemah 14 poin ke level 2.326. Sektor perkebunan dan industri dasar menjadi pendorong utama melemahnya indeks. Sementara itu data inflasi Agustus sebesar 0.56% masih sesuai dengan ekspektasi pasar sehingga memberikan peluang BI rate kembali turun. Tren saham BUMI yang  bearish patut diwaspadai karena secara psikologis berdampak negatif terhadap pasar. Indeks masih rentan melemah di kisaran 2.310-2.340.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads