Emisi IPO 2009 Bakal Capai Rp 8,92 Triliun

Emisi IPO 2009 Bakal Capai Rp 8,92 Triliun

- detikFinance
Rabu, 02 Sep 2009 14:47 WIB
Emisi IPO 2009 Bakal Capai Rp 8,92 Triliun
Jakarta - Sebanyak 16 emiten akan menjadi 'tamu' Bursa Efek Indonesia (BEI) di 2009. Total nilai emisi 16 emiten tersebut diperkirakan bakal mencapai Rp 8,92 triliun.

Hingga saat ini, sebanyak 7 perusahaan telah mencatatkan saham perdananya (initial public offering/IPO) dengan total nilai emisi sebesar Rp 770,4 miliar.

Berikut daftar 7 emiten tersebut:
1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 135,554 miliar.
2. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) Rp 101,25 miliar.
3. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) Rp 49,5 miliar.
4. PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) Rp 40 miliar.
5. PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) Rp 210,996 miliar.
6. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp 199,5 miliar.
7. PT Katarina Utama Tbk (RINA) Rp 33,6 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, dua calon emiten telah memasukkan rencana IPO ke BEI, yaitu PT Dian Swastatika Sentosa dan PT Gunawan Dianjaya Steel.

"Baru dua yang sudah masuk ke kita yaitu Dian Swastatika Sentosa dan Gunawan Dianjaya Steel," ujar Direktur Penilai Perusahaan BEI, Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (2/9/2009).

Dian Swastatika berencana melepas 10-15% sahamnya ke publik dengan target perolehan IPO sebesar Rp 100-120 miliar. Gunawan Dianjaya akan melepas 12,2% sahamnya ke publik dengan target dana IPO sebesar Rp 100-150 miliar.

"Mereka akan listing sekitar November-Desember," ujar Eddy.

Meski baru dua calon emiten yang sudah mendaftarkan rencana IPO ke BEI, namun sebanyak 7 calon emiten lainnya saat ini sedang dalam proses persiapan IPO. Ketujuh perusahaan tersebut sudah mengumumkan akan IPO tahun ini.

Berikut daftar 9 perusahaan yang akan IPO di semester II-2009 (termasuk Dian dan
Gunawan):
1. PT Dian Swastika Sentosa, lepas 10-15% senilai Rp 100-120 miliar.
2. PT Gunawan Dianjaya Steel, lepas 12,2% saham senilai Rp 100-150 miliar.
3. PT Bank Jabar Banten, lepas 30% saham senilai Rp 1 triliun.
4. PT Pelat Timah Nusantara (Latinusa), lepas 20% saham senilai Rp 400 miliar.
5. PT Armadian Tritunggal, lepas 20% saham senilai Rp 1 triliun.
6. PT BW Plantations, lepas 30% saham senilai Rp 1 triliun.
7. PT Sapta Indra Sejati, lepas 20% saham senilai Rp 1 triliun.
8. PT Perusahaan Pembangunan, lepas 30% saham senilai Rp 1,5 triliun.
9. PT Bank Tabungan Negara, lepas 30% saham senilai Rp 2 triliun.

Dengan demikian, emisi IPO 9 calon emiten tersebut mencapai Rp 8,15 triliun. Jika seluruh 9 perusahaan ini jadi masuk menjadi emiten BEI di semester II ini, maka total nilai emisi IPO tahun 2009 bakal mencapai Rp 8,92 triliun.

Tahun lalu, sebanyak 19 emiten mencatatkan saham perdananya di BEI dengan total nilai emisi sebesar Rp 24,39 triliun. Artinya nilai emisi IPO tahun 2009 bakal lebih rendah 63,42% dari total nilai emisi IPO tahun 2008.

Akan tetapi, hal itu boleh dimaklumi mengingat pada semester I-2009, kondisi pasar modal sedang kurang baik.

Tahun 2008, BEI menargetkan 20 perusahaan melaksanakan IPO yang mana tidak tercapai. Namun tahun ini, BEI menargetkan emiten baru sebanyak 15 perusahaan yang mana bakal tercapai jika seluruh 9 perusahaan di atas jadi melaksanakan IPO.

"Mudah-mudahan tercapai," ujar Eddy.



(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads