Tekanan IHSG Mereda

Tekanan IHSG Mereda

- detikFinance
Kamis, 03 Sep 2009 08:12 WIB
Tekanan IHSG Mereda
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah terhanyut arus pelemahan bursa-bursa regional dan anjloknya harga komoditas. Tekanan terhadap IHSG diprediksi sudah mulai berkurang untuk perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Rabu (2/9/2009), IHSG ditutup merosot 40,989 poin (1,76%) ke level 2.285,925 di tengah bursa regional yang melorot mengikuti Wall Street. Investor terlihat gugup melakukan transaksi di bulan September yang dikenal sebagai bulan 'sial' untuk pasar saham.

Namun penutupan IHSG itu setidaknya lebih baik ketimbang pada sesi siang, dimana penurunan IHSG sempat mencapai 50 poin. Tanda-tanda rebound tipis sejumlah saham sudah mulai terlihat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tekanan atas saham-saham unggulan diprediksi akan mulai berkurang untuk perdagangan Kamis (3/9/2009). IHSG akan bergerak pada kisaran tipis dengan kecenderungan melemah tipis. Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini diprediksi tidak akan terlalu banyak berpengaruh karena investor sudah memfaktorkannya sejak jauh-jauh hari.

Dengan melihat angka inflasi Agustus yang sebesar 0,56% dan tantangan inflasi ke depan, BI diprediksi mempertahankan BI Rate di kisaran 6,5%.

Sementara bursa-bursa utama dunia masih menghadapi tekanan meski tidak terlalu besar. Pada perdagangan Rabu (2/9/2009), indeks Dow Jones melemah tipis 29,93 poin (0,32%) ke level 9.280,67.

Bursa Tokyo juga membuka perdagangan Kamis ini dengan pelemahan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 46,32 poin (0,45%) ke level 10.234,14.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin anjlok -1,76% ditutup pada level 2.285,93. Penurunan didorong oleh jatuhnya indeks regional menyusul penurunan tajam yang terjadi pada Wall Street sehari sebelumnya. Selain itu anjloknya harga komoditas menjadi sentimen negatif tambahan bagi indeks. Secara teknikal indeks membentuk pola candlestick three black crows yang mengindikasikan peluang terjadinya bearish jangka pendek.

Meski demikian, seiring dengan tidak tertembusnya level support 2.270 pada perdagangan kemarin, kami melihat tekanan terhadap indeks akan mulai mereda hari ini. Kisaran support-resistance 2.252-2.306. Ditengah tekanan terhadap saham pertambangan dan perbankan, kami melihat peluang trading pada saham konsumer dan ritel seperti INDF, UNVR dan RALS.



(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads