Perseroan berencana menyiapkan belanja modal (capex) di 2010 sebesar Rp 1 triliun untuk ekspansi dan renovasi gerai yaitu 9 sampai 10 departement store dan 10 sampai 12 hypermart di Jawa dan luar Jawa.
Demikian disampaikan oleh Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian Kamis malam di Jakarta (3/9/2009).
"Ke depan kita akan ekspansi, kita akan sibuk dalam pembukaan gerai baru dan daerah-daerah baru di luar Jawa dan Jawa," katanya.
Dikatakannya upaya ekspansi harus tetap dilihat secara terukur, sehingga tidak menjadi beban perseroan. Khusus untuk membuka gerai baru termasuk di luar Jawa, perseroan tetap memperhatikan jumlah populasi penduduk, daya beli, gaya hidup dan permintaan pasar.
"Kalau kurang maka buka seperti hypermart, rugi dong," katanya.
Khusus untuk di luar Jawa, wilayah-wilayah yang punya potensi sebagai kota pembukaan gerai, antara lain di Sumatera seperti Bengkulu, Lampung, di Kalimantan ada Balikpapan dan Samarinda. Namun kata dia hal ini juga sangat tergantung dengan ketersedian mal-mal atau pusat perbelanjaan.
"Daya beli yang mau kita kejar khusus untuk kota-kota yang masyarakatnya kelas menengah dengan penghasilan Rp 1-3 juta," imbuhnya.
Dalam jangka menegah, perseroan juga akan membidik pasar Aceh, sedangkan untuk wilayah Papua, pihaknya masih memasukannya dalam rencana jangka panjang, karena terkendala masalah infrastruktur.
"Kalau Jakarta sudah sempit, di luar Jawa masih ada potensi di kota-kota besarnya," jelasnya.
Mengenai capex tahun 2010, perseroan berencana menganggarkan sekitar Rp 1 triliun atau lebih tinggi dari tahun ini yang hanya sebesar Rp 600-700 miliar.
Ia menggambarkan untuk pembangunan hypermart, capex yang dibutuhkan setiap meternya mencapai Rp 5 juta sedangkan untuk departement store per meternya hanya Rp 2,5 juta per dengan luas rata-rata 8.000 m2 .
"Hypermarket ada, tergantung kesiapan kotanya, populasi, daya beli, gaya hidup dan kebutuhan," terangnya.
(hen/dnl)











































