IHSG Masih Tipis-tipis Saja

IHSG Masih Tipis-tipis Saja

- detikFinance
Senin, 07 Sep 2009 07:10 WIB
IHSG Masih Tipis-tipis Saja
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin bergerak menipis pada pekan lalu. Dalam nilai transaksi yang tipis, IHSG bergerak maju mundur tanpa trend yang jelas.

Dua momen pengumuman yakni angka inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan pengumuman BI Rate yang bertahan di level 6,5% tak banyak menggoyahkan IHSG. Bahkan ketika bursa-bursa regional hingar bingar, IHSG tak bergerak bahkan menyentuh teritori negatif.

Mengawali pekan lalu, IHSG bergerak melemah akibat terseret anjloknya Bursa China.
Pada perdagangan Senin (31/8/2009), IHSG ditutup merosot 35,710 poin (1,50%) ke level 2.341,537.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (2/9/2009), IHSG bahkan kembali turun di bawah level 2.300. Namun setelah itu, IHSG mengalami pemulihan. Dan pada perdagangan Jumat (4/9/2009), IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 0,490 poin (0,02%) ke level 2.322,736.

Bagaimana dengan pekan ini?


Gerak IHSG diprediksi semakin menipis. Kecenderungan investor untuk melepas portofolionya dan menunggu hingga lebaran usai membuat IHSG bergerak stagnan. Investor masih akan wait and see sehingga transaksi perdagangan masih akan tipis.

Pergerakan bursa-bursa regional masih akan memberikan pengaruh signifikan bagi arah IHSG, apalagi tidak ada berita besar yang akan dirilis pada pekan ini.

Sentimen positif datang dari Wall Street yang ditutup menguat cukup signifikan menjelang libur panjang memperingati hari buruh. Pada perdagangan Jumat (4/9/2009), indeks Dow Jones akhirnya ditutup menguat 96,66 poin (1,03%) ke level 9.441,27.

Investor di Wall Street memberikan respons positif atas non-farm payroll yang lebih rendah dari ekspektasi, meski untuk angka pengangguran masih mencapai titik tertinggi dalam 26 tahun.

Bursa Jepang juga mengawali perdagangan awal pekan ini dengan positif. Pada perdagangan Senin (7/9/2009), indeks Nikkei-225 dibuka menguat 101,45 poin (1%) ke level 10.288,56.

Positifnya Wall Street dan bursa regional itu diharapkan bisa membawa sentimen positif ke bursa regional dan juga Indonesia. Investor masih akan fokus pada saham-saham komoditas yang akhir-akhir ini harganya kembali melonjak.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Sekuritas:

Indeks bergerak sideways di level 2.322 karena belum ada katalis pendukung meskipun bursa regional relatif menguat. Saham ASII menjadi penopang pasar sementara transaksi masih tipis menandakan investor masih wait and see kondisi bursa luar.

Pergerakan IHSG selanjutnya masih menunggu bursa regional mengingat  Dow Jones libur terkait hari Buruh. Kisaran indeks ada di 2.310-2.330.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads