Demikian hal itu disampaikan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (7/9/2009).
"BTN saya pikir tidak perlu banyak investor asing karena size-nya kecil," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau ada investor asing juga sangat membantu," katanya.
Mengenai penunjukan CIMB dan Mandiri Sekuritas, Sofyan mengatakan hal tersebut merupakan hasil keputusan lelang yang sebelumnya dilakukan BTN.
"Konsorium yang tangani IPO BTN itu tawaran yang paling bagus. Kan ada BUMN (Mandiri Sekuritas) juga, kita ikuti saja hasil seleksi manajemen," ungkapnya.
BTN berencana melepas kepemilikan saham hingga maksimal 30 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 1,5-2 triliun. BUMN lain yang rencananya bakal masuk bursa tahun ini adalah PT Pembangunan Perumahan (PP).
(ang/qom)











































