IHSG Terhanyut Gelombang Koreksi

IHSG Terhanyut Gelombang Koreksi

- detikFinance
Senin, 14 Sep 2009 16:12 WIB
IHSG Terhanyut Gelombang Koreksi
Jakarta - Gelombang koreksi di bursa-bursa regional turut menyapu perdagangan di Bursa Indonesia. Hanya Bursa China yang mampu positif, sementara IHSG terpangkas hingga tumbang di bawah level 2.400.

Saham-saham unggulan terkena koreksi mengikuti gelombang pelemahan bursa regional. Perdagangan berjalan sangat tipis menjelang libur panjang lebaran.

Pada perdagangan Senin (14/9/2009), IHSG ditutup melemah 33,244 poin (1,38%) ke level 2.382,702. Indeks LQ 45 juga melemah 6,940 poin (1,47%) ke level 464,026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional bergerak melemah, kecuali bursa China. Bursa Jepang mencatat penurunan besar akibat menguatnya yen yang dikhawatirkan menggerus kinerja eksportir.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 36,95 poin (1,24%) ke level 3.026,74.
  • Indeks Hang Seng melemah 229,22 poin (1,08%) ke level 20.932,2.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 242,27 poin (2,32%) ke level 10.202,06.
  • Indeks KOSPI melemah 16,79 poin (1,02%) ke level 1.634,91.
  • Indeks S&P/ASX melemah tipis 65 poin (1,41%) ke level 4.531,1.

Perdagangan berjalan sangat tipis, dengan frekuensi transaksi 65.014 kali pada volume 3.060 juta lembar saham senilai Rp 3,090 triliun. Sebanyak 38 saham naik, 162 saham turun dan 54 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 7,250, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 450 menjadi Rp 20.450, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 8.300, Astra International (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 31.450, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.100, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.450.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 6.500, PTBA naik Rp 50 menjadi Rp 13.700, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 50 menjadi Rp 10.050.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads