"Kita anggarkan dana sebesar US$ 420-430 juta untuk keperluan pembangunan beberapa unit kapal dalam 2 tahun ke depan," ujar Direktur Keuangan BLTA, Kevin Wong di sela acara buka puasa di kantor perseroan di Jakarta, Senin (14/9/2009) malam.
Kevin mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk keperluan membangun kapal pengangkut bahan bakar (tanker). "Sebagian akan mulai dibangun pada triwulan III-2010. Sedangkan paling banyak nanti dibangun pada tahun 2011," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tidak menjelaskan berapa totalΒ jumlah kapal yang akan dibangun selama kurun waktu 2010-2012, Widihardja mengatakan, dana itu akan digunakan termasuk untuk membangun 4 kapal pengangkut Elpiji (gas alam cair/LPG) yang diperkirakan akan selesai pada kuartal pertama 2011.
Kevin menambahkan, pendanaan capex 2010-2012 akan menggunakan kombinasiΒ kas internal, ekuitas perusahaan, dan pinjaman perbankan.
"Dalam kondisi krisis kami masih mampu memperoleh pinjaman perbankan, beberapa bank malah sudah menawarkan akan memberikan pinjaman," ungkapnya.
Sementara mengenai target pendapatan dan laba yang diperkirakan bisa dicapai pada akhir 2009, perseroan tidak bersedia mengungkapkannya. Kevin mengatakan, hal ini disebabkan selama kuartal 1-3 tahun 2009, permintaan kargo minyak mengalami penurunan.
"Ekspektasi kita pada awal kuartal 4 tahun ini permintaan angkutan cair akan meningkat terutama karena faktor musim dingin, kondisi ekonomi mulai membaik, dan kurangnya supply karena banyak kapal dari perusahaan pengangkutan lain yang harus masuk dok," jelasnya.
(dro/qom)











































