Wall Street Tertinggi Selama 2009

Wall Street Tertinggi Selama 2009

- detikFinance
Rabu, 16 Sep 2009 06:27 WIB
Wall Street Tertinggi Selama 2009
New York - Saham-saham di Wall Street kembali bergerak menguat hingga ke titik tertingginya sepanjang 2009. Penguatan didorong oleh kuatnya data penjualan ritel dan manufaktur.

Penjualan ritel di AS tercatat naik 2,7% selama Agustus. Angka itu memberi keyakinan kepada investor bahwa permintaan konsumen AS semakin membaik.

Sementara Produce Price Index juga meningkat, menggambarkan kenaikan konsumsi bahan baku. Saham-saham produsen logam pun langsung menanjak. Saham Alcoa melesta 8,1%, produsen baja AK Steel juga menguat 5,7%, US Steel naik 4,8%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk membuat suatu barang, Anda perlu sesuatu yang berasal dari dasar, paling tidak pada awal permulaan pemulihan resesi," uajr Kom Caughey, analis senior dari Fort Pitt Capital Group seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/9/2009).

Pada perdagangan Selasa (15/9/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 56,61 poin (0,59%) ke level 9.683,41. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 3,29 poin (0,31%) ke level 1.052,63 dan Nasdaq naik 10,86 poin (0,52%) ke level 2.102,64.

Komentar dari Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke bahwa resesi kemungkinan akan berakhir juga memicu penguatan saham-saham. Bernanke dalam pidato peringatan 1 tahun kolapsnya Lehman Brothers menyatakan, resesi kemungkinan berakhir.

Volume perdagangan juga sudah mulai naik, di New York Stock Exchange mencapai 1,5 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,4 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,28 miliar.

Harga Minyak Naik

Sementara harga minyak mentah dunia naik menyusul positifnya data yang memunculkan harapan pulihnya perekonomian.

Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober naik 2,07 dolar menjadi US$ 70,93 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Oktober naik 9 sen menjadi US$ 67,35 per barel.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads