Pada perdagangan Selasa (15/9/2009), IHSG ditutup menguat 37,407 poin (1,57%) ke level 2.420,109. Selain BUMI, saham-saham lain yang melesat adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk dan PT Astra International Tbk.
Kenaikan IHSG yang luar biasa pada perdagangan kemarin membuat posisinya kini rawan digoyah-goyah. Koreksi akan menyapa saham-saham unggulan yang sudah pada posisi tertingginya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Jepang juga dibuka langsung menguat. Indeks Nikkei-225 tercatat menguat 71,10 poin 0,70%) ke level 10.288,72 di awal pembukaan.
Sentimen dari Wall Street dan bursa Jepang tersebut diharapkan bisa membawa IHSG untuk tetap berjalan tegak. IHSG pada perdagangan Rabu (16/9/2009) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat tipis saja menjelang libur panjang lebaran.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin berhasil rebound setelah menguat +1,57% ditutup pada level 2.420,109.
Menguatnya IHSG didukung oleh aksi beli terhadap saham unggulan seperti ASII, BUMI, BBRI. Investor asing juga diindikasikan kembali masuk ke pasar finansial seperti yang terindikasikan dengan menguatnya nilai tukar rupiah.
Ditengah ancaman profit taking 2 hari menjelang libur panjang lebaran, kami melihat indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Selain saham bluechip, saham grup Bakrie dan beberapa saham second liner seperti PNLF, PNBN, MPPA juga masih cukup menarik untuk di-trading-kan dalam jangka pendek. Kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.401-2.440.
Optima Sekuritas:
Indeks menguat tajam 37 poin atau 1.5% ke level 2.420 berkat kenaikan saham ASII yang mencapai 7.6% dan saham pertambangan seperti PTBA dan BUMI. Sehingga kenaikan tersebut mendorong IHSG ke level tertinggi baru. Transaksi pun naik tajam mencapai Rp 4 triliun dengan investor asing net buy sebesar Rp 153 miliar.
Bursa selanjutnya masih menunggu rilis laporan keuangan Grup Bakrie selain BTEL khususnya BUMI serta arah rupiah. Indeks masih berpotensi melemah tipis di level 2.390-2.440 karena profit taking yang wajar.
(qom/qom)











































